Warga Batam memadati pantai Viovio yang berada di Galang
Foto. Dalil Harahap/batam Pos

batampos.co.id – Keterbatasaan anggaran membuat Pemko Batam tak bisa berbuat banyak untuk menambah destinasi pariwisata, terutama pantai. Meski Walikota Batam menginginkan sektor pariwisata menjadi unggulan karena sektor industri tak bisa diharapkan lagi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Pebrialin menegaskan Pemko tak punya anggaran untuk membangun atau menambah destinasi pariwisata baru. Apalagi, destinasi itu berada di kawasan pantai.

“Pemerintah kota tak bisa mengeluarkan uang untuk destinasi pantai. Apalagi saat ini anggaran pariwisata memang terbatas,” terang Pebrialin, kemarin.

Meski begitu, ia optimis jumlah wisatawan di Kota Batam akan terus meningkat. Hal itu melihat peningkatan jumlah wisatawan yang terus bertambah setiap tahunnya. Apalagi dengan berbagai infrastruktur jalan kota Batam yang telah diperbaiki.

“Data dari BPS jumlah wisatawan yang datang itu meningkat. Walau kebanyakan yang datang memang dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” jelas Pebrialin.

Menurut dia, beberapa tahun terakhir juga banyak bermunculan hotel-hotel baru yang dinilai dapat mendukung sektor pariwisata. Bahkan, ia juga tengah menunggu pengesahan Perda Melayu ditahun 2018. Dimana nantinya, seluruh hotel di Batam wajib memakai ornamen melayu.

“Nah ini yang sedang kami tunggu untuk disahkan. Kalau sudah disahkan, maka ciri khas untuk kota Batam sudah pasti ada,’ pungkas Pebrialin. (she)

Respon Anda?

komentar