batampos.co.id – Februari jadi bulan penting buat balita. Karena sepanjang bulan ini adalah bulan imunisasi vitamin A agar membantu tumbuh-kembang balita tetap dalam kondisi sehat dan prima. Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan pun menaja imunisasi gratis vitamin A di seluruh Posyandu yang ada.

Iklan

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tanjungpinang, Handayani Ariza mengimbau agar orang tua tidak melewatkan kesempatan ini. “Bukan untuk ibu-ibu, tapi demi kesehatan anak-anak ke depannya. Maka pastikan Februari ini balitanya diajak ke Posyandu untuk mendapatkan asupan vitamin A,” ujarnya ketika menghadiri imunisasi di Posyandu Senang Hati di Kampung Bugis, kemarin.

Pemberian vitamin A buat balita ini merupakan program yang dilaksanakan setiap tahunnya, pada bulan Februari dan Agustus atau 6 bulan sekali. Vitamin A, kata Handayani, merupakan zat gizi yang penting untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh bagi balita.

“Vitamin A adalah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan bagi proses tumbuh kembang anak. Dengan ketercukupan asupan vitamin A pada balita dan anak, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan, pemberian asupan vitamin ini akan diberikan kepada 17.613 balita usia 0-59 bulan dan 2.163 bayi yang ada di Tanjungpinang.

Vitamin A ini sangat penting didapatkan oleh balita agar terhindar dari kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A sendiri, kata dia, bisa mengakibatkan rabun senja yang bila tidak teratasi bisa berlanjut menjadi kebutaan.

“Penyakit lain yang bisa timbul paposyanduda anak yang kekurangan vitamin A berkelanjutan antara lain adalah mata kering, buta ayam, diare, kulit kering, lebih rentan terhadap campak dan ISPA,” terang Rustam, kemarin.

Untuk itu Rustam mengimbau kepada segenap orang tua balita di Kota Tanjungpinang untuk dapat mengunjungi posyandu di lingkungan masing-masing guna mendapatkan vitamin A ini. “Jangan ada satupun anak balita yang tertinggal,” tegasnya. (aya)