Iklan
 Fauzan. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan mengatakan, sebanyak 11 desa yang berada di pesisir Kabupaten Karimun pada tahun 2018 ini akan dapat dinikmati aliran listrik. Sehingga, seluruh desa yang ada di Kabupaten Karimun sudah mendapatkan aliran listrik nantinya.

Iklan

“Tahun ini akan kita terangi listrik sebelas desa. Ini menjadi prioritas PLN dalam program pemerintah supaya masyarakat yang berada didesa dapat menikmati listrik,” kata GM PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan, belum lama ini.

Mengingat kapasitas daya listrik yang dibutuh setiap desa tidaklah terlalu besar, dimana rata-rata berkisar 500 hingga 600 kilowatt. Dengan demikian, setelah menyala listrik disetiap desa nantinya bisa mendongkrak perekonomian masyarak desa itu sendiri. Yang secara otomatis bisa memberikan kontribusi ke Pemerintah Daerah (Pemda) dimasa-masa yang akan datang.

“Listrik masuk desa, semua bisa terang benderang dan langsung dinikmati oleh masyarakat Desa. Apapun bisa dilakukan, dengan pemanfaatan listrik. Tapi, tetap harus cerdas dalam pemanfaatan daya listrik,” pesannya.

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq, pemerintah desa sudah mengusulkan sejumlah lokasi agar dialiri listrik dalam bentuk pembangkit listrik tenaga surya. Dimana, masih ada 20 Desa yang belum teralisi listrik. Sedangkan, 11 Desa yang telah difasilitasi PT PLN, yakni Desa Nyiur, Desa Rawa Jaya, Desa Tanjung Semongkol, Desa Selat Binga, Desa Buluh Patah, Desa Selat Mi, Desa Sanglar, Desa Semembang, Desa Pulau Jaga, Desa Kampung Kang, Desa Pulau Sandam, Desa Kampung Bawah Batang, Desa Pulau Seraya, dan Desa Pulau Panjang.

“Kita juga sudah mengusulkan agar dapat diakomodir paling tidak tahun ini ada bayangan sisanya. Ya tahun 2019 sudah dapat dinikmati listrik masuk desalah,” katanya.

Selain itu kata Rafiq lagi, pihaknya juga sedang merencanakan usulan pemasangan kabel listrik dibawah tahan yang membentang disepanjang wilayah Karimun. Tujuannya, untuk memperindah penataan kota baru yang ada dilakukan dalam waktu dekat.
“Intinya, kita sama-sama untuk ” sharing” dalam menata keindahan kota Karimun melalui penerangan,” ucapnya. (tri)