Ratusan pelajar SMAN 1 Tanjungbalai Karimun sedang belajar membuat pra karya dari barang bekas. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Ratusan pelajar SMAN 1 Tanjungbalai Karimun mengikuti pelatihan pra karya dan wirausaha yang diselenggarakan oleh pihak sekolah yang bekerja sama dengan Rumah Kreatif Kabupaten Karimun, Sabtu (10/2). Salah satu tujuannya, untuk mendidik pelajar itu untuk mengasah kreativitas para pelajar.

Iklan

”Di dalam kurikulum 2013 terdapat salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh pelajar SMA. Yakni, pelajaran pra karya dan wirausaha. Dengan adanya mata pelajaran ini, sudah tentu tidak hanya mempelajari secara teori. Karena, kalau selalu mempelajari teori, tidak ada prakteknya, maka ilmu tidak bisa diserap,” ujar Kepala SMAN 1 Tanjungbalai Karimun, Alta Fetra.

Untuk itu, kata Alta, dengan adanya kegiatan praktek untuk mata pelajaran pra karya dan wirausaha ini mampu menghasilkan siswa yang mandiri di masa mendatang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menciptakan wirausaha-wirausaha untuk menciptakan lapangan kerja. Mungkin, di daerah ini belum banyak seperti ini. Tapi, jika studi ke SMA di Pulau Jawa dan Sumater, maka praktek untuk mata pelajaran bukan hal yang baru. Sehingga, setelah tamat SMA dan tidak melanjutkan pendidikan lagi, maka kemampuan membuat pra karya bisa dijadikan lapangan kerja.

Sementara itu, Meri salah seorang guru dan penggagas kegiatan ini secara terpisah menyebutkan bahwa pra karya yang dibuat oleh ratusan pelajar kelas X (kelas 1, red) dari IPA dan IPS membuat bunga matahari dan bunga sabun. ”Apa yang kita lakukan ini untuk mengadopsi budaya lokal. Pembuatannya menggunakan barang-barang bekas. Seperti kayu dan botol bekas. Artinya, barang yang sudha tidak dipakai, tapi dengan kegiatan ini kita bisa buat,” terang Meri. (san)