Siti, 23, karyawan toko Acen, Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji.
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Untuk mengatasi tingginya harga besar di pasaran saat ini, Pemko Batam tidak bisa berbuat banyak selain mengharapkan dibukanya kran impor. Bahkan untuk solusi jangka pendek, Pemko tidak akan menggelar pasar murah.

“Ya tidak ada solusi selain impor. Kalau untuk pasar murah belum bisa dilakukan karena memang masih belum ditenderkan,” kata kepala dinas perindustrian dan perdagangan, Zarefriadi, Senin (12/2).

Ia mengatakan tingginya harga beras saat ini karena memang pasokan yang masih kurang.

“Karena pasokan ini kurang maka banyak oknum pedagang yang menaikkan harga beras,” katanya.

Sementara untuk pengawasan harga beras, ia mengaku kalau staffnya tiap harus mengontrol harga Sembako di pasaran. Dan pelan-pelan ia akan mencoba menurunkan harga ini dengan cara mencari tahu siapa pedagang yang berinisiatif menaikkan harga barang.

“Setiap hari kami turun ke pasar. Kami ingin pastikan, harga di pasaran adalah harga yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar