batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, mulai melakukan seleksi wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah lolos tes tertulis, Selasa (13/2).

Seleksi dilakukan selama dua hari. Hari pertama untuk wilayah kecamatan Tebing, Moro, Durai, Buru, Meral dan Karimun. Kemudian hari kedua (Rabu,red) untuk Kecamatan Kundur, Kundur Utara, Belat, Ungar, Kundur Barat, dan Meral Barat.

“Untuk sementara baru calon PPK asal Kecamatan Tebing yang tidak datang. Selebihnya, datang untuk tes wawancara yang kita lakukan bersama Ketua, Komisioner KPU Karimun,” jelas Ketua Pokja Pembentukan Badan Penyelenggaraan Adhoc KPU Karimun, Samsir.

Dalam tes wawancara tersebut, para calon PPK dilakukan berbagai pertanyaan tentang rakam jejak calon anggota PPK, pengetahuan tentang pemilu, tugas wewenang, dan kewajiban PPK. Maupun, penelitian syarat dukungan calon perseorangan anggota DPD, teknis pemungutan suara. Selain itu, bagaimana kemampuan bekerjasama dalam tim, bersedia bekerja separuh waktu sesuai tahapan pemilu, integritas dan indepensi.
“Waktu yang dibutuhkan sekitar 15 menit. Nanti, kita seleksi menjadi 3 orang untuk menjadi ketua dan anggota PPK secara resmi,” ujarnya.

Sedangkan yang lolos tes tertulis, hanya tiga kecamatan yang tidak memenuhi kuota yaitu kecamatan Durai dan Buru hanya diisi 5 orang dan kecamatan Kundur Utara hanya 4 orang. Sedangkan, selebihnya lengkap diisi 6 orang per kecamatan. Dengan latar belakang yang berbeda-beda dimulai dari kalangan mahasiswa, honorer, wirausaha, nelayan, pns, guru, karyawan swasta, dosen.

“Kalau dilihat yang lolos test tertulis ada 11 orang wanita. Mudah-mudahan mereka bisa lolos tes wawancara dan terpilih menjadi anggota PPK,” ungkapnya.

Sementara ditanya berapa yang sudah mengantarkan lamaran calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga penutupan pendaftaran pada Senin (12/2) lalu. Samsir mengatakan, yang sudah masukkan berkas mencapai 105 berkas. Yang langsung dilakukan penelitian berkas oleh KPU Karimun.

“Kita lihat, apakah cukup atau kurang. Sebab, penelitian administrasi sampai besok. Kesempatan masih ada untuk menjadi anggota PPS,” katanya.

Pantauan di lapangan, para calon anggota PPK sedang menunggu panggilan untuk dilakukan test wawancara. Sambil duduk-duduk, mereka saling berbincang sesama calon anggota PPK yang berasal dari kecamatan lainnya. “Coba sajalah, mencari pengalaman. Mudah-mudahan lolos test wawancara,” ucap salah seorang peserta asal Durai. (tri)

Advertisement
loading...