Singapura. Foto: istimewa

batampos.co.id – Wisatawan Indonesia masih menyukai Singapura sebagai salah satu alternatif wisata luar negeri. Ini dibuktikan dari meningkatnya jumlah wisatawan Indonesia.

Tercatat di tahun 2017, sebanyak 2,9 juta orang Indonesia telah datang ke Singapura. Dalam skala persentase, jumlah ini mengingkat sebanyak 2 persen dari tahun sebelumnya.

Raymond Lim, Area Director Indonesia Singapore Tourism Board (STB) menuturkan, daerah asal wisatawan yang masih banyak mendominasi adalah ibukota Jakarta.

“Jakarta masih terus menjadi sumber kedatangan pengunjung terbanyak meskipun sebagian besar di luar Jakarta mengalami pertumbuhan yang lebih besar di tahun 2017,” ujarnya.

Pada Desember 2017, tercatat ada 330.081 orang Indonesia yang datang ke Singapura. Jumlah ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2017.

Raymond juga menjelaskan, bahwa rata-rata orang Indonesia yang datang ke Singapura juga berdurasi pendek. “Banyak juga orang Indonesia yang datang dari Batam dengan kapal feri. Waktu kunjungannya pun singkat, biasanya tidak menginap, atau hanya 2-3 hari saja,” katanya.

Orang Indonesia yang datang ke Singapura serta wisatawan mancanegara lainnya kini gemar untuk berwisata cruise atau kapal layar. Pelayaran dari Singapura meningkat di tahun 2017 sejumlah 421 pelayaran, 16 di antaranya merupakan maiden call atau kapal yang berangkat dari Singapura.

Karena banyaknya turis yang meningkat ke Singapura, pihak Singapore Tourism Board juga membuka kantor regional di Surabaya, untuk membantu memperluas potensi wisata Singapura di wilayah Indonesia.

Raymond menambahkan, pihaknya akan memanfaatkan potensi pertumbuhan di kota-kota di luar Jakarta untuk menjadi salah satu fokus utama di tahun 2018. Kantor regional yang baru dibuka di Surabaya pada bulan Oktober 2017 akan memungkinkan STB untuk memperkuat upaya pemasaran di pulau Jawa bagian timur, Bali, dan Sulawesi.

“Sementara kantor regional di Jakata akan fokus pada Pulau Jawa bagian tengah dan barat serta Sumatera,” tambahnya. (rdy/fay/jpg)

Respon Anda?

komentar