Anggota TNI AL mengawal sabu dan empat tersangka dengan bersenjata lengkap saat ekspos di Lanal Batam, Batuampar, Sabtu (10/2). Sabu seberat satu ton ini dibawa oleh kapal MV Sunrise Glory. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – TNI AL menyerahkan sebanyak 1 ton 37,5 kilogram sabu hasil tangkapan dari kapal MV Sunrise Glory ke Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat, Selasa (13/2) lalu. Selain barang bukti, TNI AL juga menyerahkan empat tersangka warga negara Vietnam yang membawa barang haram ini.

Iklan

Dikatakan Eko, pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab bersama dan sudah menjadi musuh negara. Sehingga, sinegritas dan kerja keras antara TNI AL dengan BNN, Polri serta Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tersebut.

“Atas hasil kerja keras yang luar biasa dari prajurit di lapangan serta sinergitas dengan BNN, Polri, Bea dan Cukai serta TNI AL, pimpinan telah memberikan apresiasi atas keberhasilan ini,” tuturnya.

Untuk kedepannya Eko berharap agar sinegritas dan kerja keras seluruh instansi negara ini bisa lebih erat lagi dalam pemberantasan narkoba. Dengan sinegritas yang sudah terjalin dengan erat, menurutnya akan mempersempit ruang bagi penyelundup untuk memasukkan narkoba ke wilayah Indonesia.

Kabid Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Bubung Pramiadi mengatakan, penyerahan barang bukti dan tersangka itu diterima Penyidik Utama Direktorat P2 Deputi Bidang Pemberantasan Kombes Pol Sri Ana di Mako Lanal Batam, sekitar pukul 10.00 WIB.

”Sekitar pukul 13.00 wib, empat tersangka dan barang bukti dibawa menuju ke Bandara Hang Nadim mau dibawa ke Jakarta pukul 16.40 WIB,” ujarnya singkat. (gie)