batampos.co.id – Pelebaran jalan di sejumlah jalan protokol di Batam terus dilakukan Pemko Batam. Rencananya setiap ruas jalan prtokol akan dibuat empat lajur.

Pengerjaan jalan Simpang BNI ke Simpang Jam sudah mulai dilakukan dua hari lalu, Selasa (13/2).

“Kalau jalan-jalan besar seperti simpang BNI ke Simpang Jam ini rencananya dibuat empat lajur. Jadi sangat signifikan pelebarannya,” kata Kabaghumas dan Protokol Pemko Batam Yudi Admadji, Rabu (14/2).

Ia mengatakan pelebaran jalan di sejumlah titik ini dilakukan untuk menekan kemacetan dan mendukung program pengembangan pariwisata.

“Kan infrastruktur ini menjadi faktor penting untuk pariwisata,” katanya.

Demikian halnya nantinya di jalan Ahmad Yani,yang menghubungkan Batamcenter ke Mukakuning, rencananya akan dibuat empat lajur.

“Rencananya dari Kepri Mall ke Simpang Panbil pun rencananya empat lajur, tetapi pastinya nanti tergantung ketersediaan lahan,” katanya.

Untuk ruas jalan, Simpang Kepri Mall ke Simpang Panbil rencananya akan dibangun tahun depan.

“Jadi tahun ini, masih di Batam Center dulu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur mengatakan pengerjaan pelebaran jalan sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Di mana jalan protokol yang memang rawan kemacetan menjadi target utama.

“Tahun ini ada belasan ruas titik jalan yang diperbaiki. Setelah ini selesai, tahun depan kita akan ke arah Batuaji, Sekupang,” Katanya.

Anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengapresiasi Pemko yang gencar melakukan pembangunan. Tetapi ia berharap dalam pembangunan jalan ini, benar-benar bagus sehingga tidak cepat rusak seperti di ruas jalan lainnya.

“Misalnya jalan yang di Batuaji-Sekupang yang sekarang menjadi jalan nasional. Itu berulang kali ditambal tetapi tetap rusak,” katanya.

Ia meyakini dengan pelebaran jalan ini, kemacetan di Batam sedikit teratasi. “Kita akui jalan-jalan sekarang sudah mulai bagus. Dan kita mendukung ini,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar