ilustrasi

batampos.co.id – Walikota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan keinginannya untuk memboyong lima unit bus karyawan yang kini mangkrak di Dompak Tanjungpinang. Ia menyayangkan bus-bus tersebut disimpan dan tidak dimanfaatkan.

“Setiap saya lewat nampak bus itu, sayang kan kalau mangkrak. Kami akan minta itu ke Pak Nurdin (Gubernur Kepri Nurdin Basirun),” kata Rudi.

Dalam waktu dekat ini, ia mengaku Pemko Batam akan menyiapkan surat untuk memenuhi keinginan tersebut. Dalam hal ini ia tugaskan Dinas Perhubungan Batam.

“Itu ada beberapa unit, daripada mangkrak padahal bisa digunakan, mending dipakai,” imbuhnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Syakyakirti saat dikonfirmasi soal kebutuhan bus karyawan mengaku tak paham, karena bus karyawan ada dibawah Disnaker Provinsi Kepri dan pengelolaanya oleh pihak ketiga. Bahkan secara umum kebutuhan bus ia menyampaikan merupakan ranah tugas Dishub Batam

“Jadi bukan kita. Kalaupun kami diminta untuk bersurat, hal yang pertama kita harus tahu dulu kondisinya, jangan-jangan rusak,” ucapnya.

Ditanya soal kebutuhan bus karyawan, diakui Rudi tidak tahu. Alasannya, untuk analisis kebutuhan bus di Batam, ada di Dinas Perhubungan.

“Soal analisis kebutuhan bus, tanya dishub. Tapi kalau mau minta dari provinsi, harus dianalisis dulu kondisinya,” imbau Rudi.

Sementara itu, Kepala Dishub Batam Yusfa Hendri mengatakan jika bus tersebut sampai ke Batam dan dalam hal ini pihaknya yang diminta untuk bersurat, ia sampaikan kemungkinan bus-bus ini akan dimanfaatkan menjadi Trans Batam.

“Bus karyawankan bukan kami, diserahkan ke kami maka akan dioperasikan jadi Trans Batam,” ucap dia.

Namun ia tak menampik, jika ke depan bus tersebut juga akan dipakai sebagaimana fungsinya sebagai bus karyawan, dan pengelolaannya di Pemerintah Provinsi.

“Tergantung kebijakan nanti,” pungkasnya. (adi)

Advertisement
loading...