PT Timah Wilayah Operasi Kepri dan Riau, melakukan sosialisasi program kelas bea siswa kepada pelajar dan kepala sekolah SMP/Sederajat. F.Dok Afriano PT Timah untuk Batam Pos.

batampos.co.id – PT Timah wilayah operasi Kepri dan Riau menggelar sosialisasi program kelas beasiswa kepada pelajar dan kepala sekolah SMP/sederajat sebanyak 180 orang yang ada di Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Rabu (14/2). Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada para pelajar kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke SMAN I Pemali, Kabupaten Bangka secara gratis.

“Terima kasih atas kepedulian PT Timah wilayah operasi Kepri dan Riau di dunia pendidikan. Tapi, saya mohon agar setiap kecamatan bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan sekolah. Dan bagi pelajar yang tamat SMA nantinya juga bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Herdan Firdaus.

Sementara itu, Kepala Unit Metalurgi PT Timah wilayah operasi Kepri dan Riau Wiyono mengungkapkan, program kelas beasiswa tersebut dibuka dengan batasan kuota.

“Kuotanya terbatas, sudah ditentukan oleh PT Timah Tbk. Untuk tahun ajaran 2018-2019 sudah terpilih empat pelajar yang siap melanjutkan pendidikan ke SMAN I Pemali Kabupaten Bangka secara gratis. Mulai berangkat dari rumah hingga keperluan sekolah selama di asrama ditanggung oleh PT Timah, termasuk ketika liburan bisa pulang ke kampung halaman secara gratis,” jelasnya.

Secara umum, pada tahun 2018 ini PT Timah wilayah operasi Kepri dan Riau sudah mempunyai 5 program yang digulirkan untuk Kabupaten Karimun yaitu bantuan dana bergulir untuk pengembangan mitra binaan, corporate social responsibility (CSR) yang meliputi nelayan dan masyarakat, pembinaan masyarakat dan sektor pendidikan yaitu beasiswa pendidikan jenjang SMA.

“Dengan berbagai program yang kami gulirkan, mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karimun,” ungkapnya.

Wiyono didampingi Kabag Humas Afriano mengatakan, untuk tahun 2017 lalu pihaknya sudah memberikan kontribusi dalam bentuk royalti kepada Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp 66 miliar yang disetorkan ke Departemen Keuangan RI. Dan untuk tahun 2018 ini, kesempatan besar bagi pelajar yang nanti tamat SMP/sederajat untuk mengikuti tes seleksi beasiswa pendidikan.

“Paling penting, pelajar yang kurang mampu harus melampirkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” kata Afriano.(tri)

Respon Anda?

komentar