Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengamati cabai hasil panen petani di Dompak, Rabu (14/2). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan ketersediaan bahan pangan selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga untuk menekan inflasi. Semua itu nantinya bermuara pada kesejahteraan petani.

“Stok pangan terpenuhi, petani-petani di Kepri pun bisa meningkat kesejahteraanya,” kata Nurdin saat meninjau perkembangan penanaman Cabe di perkebunan Tanjung Moco, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (14/2).

Nurdin mengatakan bahwa peninjauan yang dilakukan ini adalah untuk melihat sudah sejauh mana perkembangan perkebunan cabe yang ada. Selain itu juga untuk menyerap aspirasi para petani.

“Apa-apa saja kebutuhan dari para petani, keluhan serta saran akan kita tampung untuk segera kita tuntaskan,” kata Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa dengan keberadaan teknologi harus disikapi dengan benar, saat ini kecanggihan tekonologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan.

“Di zaman now saat ini penerapan teknologi harus diikut sertakan dalam pekerjaan yang kita kerjakan, petani sukses, pendapatan bertambah dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” lanjut Nurdin lagi.

Sebanyak 100 Kilogram Cabe langsung dipanen Nurdin setelah beberapa saat meninjau lokasi perkebunan, nantinya cabe tersebut langsung akan dikirimkan kepasar. Tidak hanya cabe, semangka sebanyak 900 Kilogram juga siap dipanen dan dikirimkan ke pasar.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah menyambut baik keberadaan kebun cabe di Tanjung Moco. Apalagi dari info petani bahwa bibit yang di tanam merupakan produksi dari kelompok petani sendiri.

“Selain untuk menekan laju inflasi, ide bibit cabe tersebut baik jika diproduksi pribadi di perkarangan rumah jadi selain para petani, keluarga juga bisa menghasilkan kebutuhan pokoknya sendiri,” kata Arif.

Ketua kelompok petani setempat Katimun mengharapkan agar Pemerintah dapat membantu sejumlah keperluan dari para petani.

“Saat ini kami masih bekerja dengan menggunakan cangkul karna belum tersedia traktor, serta akses dari luar menuju ke area perkebunan juga jauh,” ujar Katimun.

Pada kesempatan tersebut Gubenur langsung menginstruksikan kepada OPD yang ikut meninjau agar segera mendata keperluan yang dibutuhkan petani untuk memudahkan pekerjaan mereka seperti motor kaisar dan mini traktor. (gas)

Respon Anda?

komentar