Sabtu, 11 April 2026

Pertanian Lingga Dapat Respon Positif

Berita Terkait

batampos.co.id – Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Matsyukur. memberikan respon dan apresiasi positif saat menghadiri penanaman padi dan jagung secara serentak yang digelar Pemkab Lingga dan dipusatkan di Sungai Besar dan Bukit Langkap, Sabtu (17/2) pagi.

“Kementerian Pertanian tentunya akan memberikan perhatian khusus terkait keberadaan lahan serta pertanian padi di Kabupaten Lingga ini,” kata Matsyukur saat mengikuti kegiatan tanam dan panen padi di kawasan tersebut.

Selain itu Matsyukur berjanji akan menyampaikan kegiatan kali ini kepada Menteri Pertanian sehingga menjadi perhatian lebih. Namun Matsyukur menginginkan agar penanganan sawah di Kabupaten Lingga ini menggunkan teknologi yang tepat guna sehingga panen nantinya menghasilkan padi yang maksimal.

“Apalagi saya dengan padi di sini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal saja, bahkan dapat memasok padi untuk wilayah dalam bentuk ekspor ke negara lain,” ujar Matsyukur.

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan unek-unek yang selama ini dirasaknnya. Bupati yang akrab disapa Awe ini mengatakan jika tidak didukung dengan dana yang memadai tentunya kerja keras yang selama ini dilakukan tidak membuahkan hasil yang maksimal. Terlebih, APBD Kabupaten Lingga yang terbilang sangat minim.

Lebih lanjut Alias Wello mengatakan sejumlah program yang diemban Pemkab Lingga yakni, pertanian, perikanan dan peternakan mesti dijalankan secara simultan. Dan program ini tentu akan membuahkan hasil yang baik bagi daerah ini.

Alias Wello juga mengajak masyakar bersama-sama untuk mensukseskan program ini yang nantinya juga akan dapat dirasakan bersama oleh masyarakat Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini. Kebersamaan itu menurut Alias Wello sebagai salah satu kunci untuk menghadap kesuksesan dalam program yang telah ditentukan ini.

“Jika kita semua punya komitmen dan bersama-sama melakukan program ini. Saya yakin kita akan sukses dalam meraih cita-cita sebagai daerah penyandang pangan di kawasan perbatasan,” ujar Alias Wello. (wsa)

Update