Kamis, 2 April 2026

Potong Bukit Siang Hari, sebabkan Debu Jalan

Berita Terkait

Sejumlah kendaraan melintas dijalan Pelita yang terlihat berdebu, rabu (21/2/2018).
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemotongan bukit (pembukaan jalan untuk pelebaran) di kawasan jalan H Fisabillah Seipanas menyebabkan debu yang tebal dijalanan. Hal itu tentunya berdampak kepada sejumlah pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Kondisi jalanan berdebu karena alasan pelebaran jalan itu sudah beberapa hari dirasakan pengguna jalan. Apalagi pemotongan bukit dilakukan pada siang hari dan dicuaca yang panas. Sehingga memudahkan debu semakin tebal dan bertebangan kemana-mana.

Niros, salah satu pengendara roda dua sangat merasakan efek dari debu jalanan tersebut. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur yang kerap ia lalui setiap hari.

“Terasanya itu saat berhenti di lampu merah (traffic light) debunya itu tebal banget dan bikin sakit mata,” terang Niros.

Menurutnya, pemotongan bukit dilakukan siang hari dan dalam cuaca panas terik oleh petugas. Hal itu tentunya menyebabkan debu semakin mudah bertebangan kemana-mana.

“Paling tidak, petugas tahu tak memotong bukit siang-siang dan cuaca panas begini. Debunya jadi berdampak kepada pengendara,” ujar wanita berusia 25 tahun ini.

Hal yang sama juga dapat dilihat di Jalan Sriwijaya, Pelita. Namun bedanya debu jalanan bukan karena ada pemotongan bukit, namun karena jalan belum diaspal dan adanya beberapa perbaikan.

“Setiap lewat situ pasti berdebu dan macet. Hanya bisa lewat untuk dua kendaraan, jadi harus antre biar bisa lewat,” terang Agus. (she)

Update