
batampos.co.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai kebangkitan Bangsa (DPC PKB) beberapa waktu lalu telah membuka pendaftaran bakal calon legislatif. Khususnya untuk bakal calon legislatif (Bacaleg) yang akan bertanding di tingkat Kabupaten Karimun. Salah satu pelamar perempuan yang mendaftarkan diri sebagai Bacaleg adalah Donna Sitorus yang akan mengikuti pemilihan DPRD Kabupaten Karimun dari daerah pemilihan (Dapil) Karimun-Buru.
”Alhamdulillah, saya sudah menyerahkan berkas untuk menjadi bacaleg ke panitia penerimaan berkas DPC PKB. Semua persyaratan sudah saya lengkapi. Jika memang Allah mengizinkan dan saya lolos sebagai Bacaleg nanti, maka saya ikut bertanding untuk DPRD Kabupaten Karimun,” ujar Donna Sitorus didampingi suaminya Ramlan, Kamis (1/3).
Ikut mendaftar sebagai Bacaleg di PKB, kata Donna, bukan asal ikut-ikutan. Melainkan, karena dia juga sudah pernah terjun ke dunia politik sebelumnya. Juga sudah mempunyai basis dukungan masyarakat. Ini merupakan kesempatan untuk bisa berbuat melalui jalur politik untuk turut serta membangun Kabupaten Karimun. Khususnya, bisa turut serta membangun para perempuan yang ada di daerah.
”Saya melihat peluang untuk perempuan di daerah pemilihan Karimun-Buru itu ada. Apalagi, saya berdomisili di Kecamatan Karimun. Kemudian, suami saya asalnya dari Pulau Buru. Sehingga, saya katakan peluang. Selain itu, saya tidak ingin perempuan hanya jadi pelengkap 30 persen di dalam persyaratan. Melainkan, perempuan itu harus bisa maju,” paparnya.
Keinginan Donna Sitorus untuk maju di dalam Pemilu legislatif untuk DPRD Kabupaten Karimun mendapat dukungan penuh dari Ramlan. ”Dengan usia istri saya yang masih muda, dapat menarik simpati pemilih dari kaum perempuan. Seperti teman sekolah dan teman satu kampung. Apalagi, anak anak muda yang kurang memahami tentang politik dan hak politik mereka dibawa ke mana,” ungkapnya.
Ramlan berpesan kepada istrinya agar tidak memberikan janji apa-apa kepada masyarakat jika terpilih. Hal ini dikhawatirkan setelah duduk lupa akan terhadap janji-janji yang pernah disampaikan. Sehingga, menyebabkan masyarakat kecewa. Kepada masyarakat, diminta untuk mendukung dan memilih istrinya pada 2019 mendatang. (san)
