
batampos.co.id – Harapan warga dan pengguna jalan Marina City untuk memiliki fasilitas halte belum bisa dipenuhi Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pemko Batam mengaku belum bisa mendirikan halte di sepanjang jalan tersebut sebab jalan tersebut belum diperbaiki atau dilebarkan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam Yusfa Hendri menegaskan pihaknya tak mau ambil risiko sebab jika dibangun sekarang, nanti akan dibongkar lagi jika ada proyek peningkatan jalan tersebut.
“Itulah pertimbangannya kenapa belum bisa bangun halte di sana. Suatu waktu pasti ada proyek peningkatan jalan itu,” ujar Yusfa, Kamis (1/3).
Tahun ini diakui Yusfa memang ada proyek pembangunan halte. Totalnya sekitar 20 titik namun itu fokus di wilayah lain yang jalannya sudah dilakukan peningkatan baik perbaikan ataupun pelebaran ruas jalan.
“Tahu ini ada 20 titik (pembangunan halte). Itu dibangun di ruas jalan yang sudah dipastikan tak diganggu lagi dengan proyek-proyek pelebaran jalan lainnya,” tuturnya.
Untuk itu Yusfa berharap agar warga dan pengguna jalan di sepanjang jalan Marina City hingga Tanjungriau dan Seiharapan Sekupang tetap bersabar sebab bagaimanapun pembangunan halte di sepanjang jalan itu tetap dilakukan kedepannya.
“Tetap (akan dibangun) itu. Cuman belum sekarang. Kalau jalan sudah fixed diperbaiki langsung kami bangun,” tuturnya.
Sebelumnya warga pengguna jalan di Marina City mengeluhkan minimnya fasilitas halte di sepanjang jalan tersebut hingga ke Seiharapan Sekupang via Tanjungriau. Warga cukup kesulitan untuk menikmati layanan bus Trans Batam yang beroperasi di sepanjang jalan itu karena tidak ada halte pemberhentian bus. Warga harus berjuang dengan ketinggian untuk turun atau naik Bus Trans Batam di koridor lima itu.
“Halte cuman satu saja di Tanjungriau. Cukup kewalahan memang kalau mau naik ke bus (Trans Batam) itu. Begitu juga kalau hujan tak ada tempat penumpang untuk berteduh,” keluh Santi, siswa SMPN 47 Marina yang tinggal di Tanjungriau, Sekupang. (eja)
