Jumat, 17 April 2026

Rp 3,9 Miliar Untuk Pelabuhan dan Speed Boat

Berita Terkait

Sejumlah kapal saat akan bersadar di Pelabuhan Domestik Pelabuhan Punggur.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Satu pelabuhan rakyat di Pulau Airsaga Rempang dan pengadaan lima speed boat untuk layanan antar pulau diadakan tahun 2018 ini. Pendanaan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi dengan total anggaran sekitar Rp 3,9 miliar.

“Pelabuhan Rp 3,4 miliar dan untuk speed boatnya Rp 550 juta,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Yusfa Hendri, Kamis (1/3).

Ia menyampaikan proyek ini untuk mendukung kegiatan harian dan ekonomi masyarakat pulau. Kedua kegiatan pengadaan ini dalam proses lelang. “Kami perkirakan pelabuhan Mei sudah mulai dikerjakan, sekarang proses lelang. Begitupun pengadaan speedboatnya kami sedang persiapkan juga,” paparnya.

Soal pelabuhan, ia mengatakan sejatinya Batam yang merupakan daerah kepulaun butuh banyak pelabuhan. Namun ia memahami pembangunan harus dilakukan bertahap sesuai dengan jumlah bantuan dari pemerintah pusat. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini menyebutkan Pemko Batam berharap dana pusat untuk pembangunan pelabuhan pulau yakni mengandalkan bantuan DAK.

“Sudah diajukan juga pelabuhan untuk di Pulau Karas Nongsa dan Sekanak Raya Belakang Padang. Mudah-mudahan tahun depan terealisasi,” ucap dia.

Tak hanya dua pelabuhan ini, ada banyak titik kebutuhan pelabuhan di pulau-pulau lain. Untuk itu tahun ini pihaknya akan menggelar kajian kebutuhan pelabuhan, kegiatan ini diiringi dengan kajian kebutuhan Jembatan penyebrangan Orang (JPO) se Batam. Selain infrastruktur pelabuhan, armada angkuatn kini juga sudah mulai tersedia, di laut kini tersedia 1 kapal, enam unit speedboat dan tambahan pengadaan tahun ini lima unit speed boat.

“Daerah kita inikan kepulauan, perlu koneksi antarpulau, pelabuhan itu kalau di darat ibarat haltenya,” ucap dia.

Tak hanya pelabuhan untuk mendukung kegiatan menggunakan dana yang sama, tahun lalu juga dibangun pelabuhan di pulau Putri untuk mendukung potensi wisata.

“Balai Wilayah Sungai KemenPUPR sedang menimbun pasir sekaligus akses jalan di pulau itu, pelabuhannaya sudah tahun lalu,” pungkasnya. (adi)

Update