batampos.co.id – Camat Kundur Barat Anjitrisno mengakui sampai saat ini sampah rumah tangga dibuang di lahan milik masyarakat. Hal itu dikarenakan Pemerintah Kecamatan Kundur Barat belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sampah permanen. Sehingga sampah rumah tangga setiap harinya dibuang menumpang di kebun milik masyarakat.
“Iya sampai saat ini Kecamatan Kundur Barat belum memiliki TPA sampah yang permanen, sehingga sampah rumah tangga dibuang menumpang di kebun milik masyarakat. Kita harapkan pemerintah kabupaten Karimun membangun TPA sampah terpadu yang dapat menampung sampah dari tiga kecamatan Kundur Barat,Kundur maupun Kundur Utara,” harap Anjitrsino, Kamis (1/3) kemarin.
Lebih lanjut dikatakan masalah ini sudah diusulkan ke pemerintah Kabupaten Karimun terakhir kembali kita usulkan pada musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan Selasa 27/2 kemarin.
Sebelumnya kita usulkan dibangun TPA sampah terpadu berlokasi di KM 14 yang dapat menampung sampah tiga kecamatan. Dan selama ini sampah rumah tangga juga dibuang di lokasi yang sama hanya saja masih menumpang di lahan milik warga.
Anjitrisno juga mengakui selain belum memiliki TPA sampah permanen, kecamatan Kundur Barat juga belum ada kendaraan operasional pembuangan sampah. Sampai saat ini sampah rumah tangga diangkut menggunakan kendaraan sewa. Kami harapkan pemerintah kabupaten Karimun segera merealisasikan pembangunan TPA sampah dan bantuan kendaraan operasional pembuangan sampah. (ims)
