
batampos.co.id – Aktifitas reklamasi menimbun hutan bakau masih marak di Sagulung. Meskipun sudah ada beberapa proyek yang dihentikan karena berdampak bagi lingkungan namun proyek serupa terus bermunculan hingga saat ini.
Proyek reklamasi di belakang Kaveling Flamboyan, kelurahan Seipelenggut, Sagulung misalkan, meskipun baru sebulan beroperasi, proyek tersebut telah menimbun hutan bakau yang menjadi lokasi resapan air seluas satu hektare. Warga sekitarpun bereaksi. Mereka merasa tak nyaman sebab kuatir akan berdampak bagi lingkungan sekitar.
“Kalau itu ditimbun semua, tak ada lagi daerah resapan air. Bisa-bisa tenggelam rumah-rumah kami yang ada di sekitar sini,” ujar Harun, warga Kaveling Flamboyan.
Camat Sagulung Reza Khadafi saat dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui keluhan warga Dapur 12 Sagulung itu. Tindak lanjutnya pihak kecamatan bersama kelurahan Seipelenggut sudah turun cek ke lokasi.
“Kami sudah turun kemarin (Kamis, 1/3). Memang ada aktifitas penimbunan hutan bakau. Kami belum bisa temui pihak proyek karena tak ada di lokasi. Mereka sudah kami panggil untuk mempertanyakan perizinan mereka,” ujar Reza. (eja)
