Senin, 6 April 2026

Perempuan Harus Mampu Ambil Keputusan

Berita Terkait

Anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra foto bersama dengan peserta pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam proses pengambilan keputusan. F.Tri Haryono/batampos.co.id.

batampos.co.id – Anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra mengatakan, peranan perempuan saat ini sudah sangat berperan dalam mengambil keputusan diberbagai posisi strategis. Hal ini diungkapkan dalam pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam proses pengambilan keputusan, Selasa (6/3).

“Paling penting para perempuan yang berkiprah diberbagai organisasi bisa termotivasi untuk berperan serta dalam pengambilan keputusan. Terutama dalam mengambil keputusan didalam rumah tangga, baik itu dengan suami maupun anak-anak,” kata Putra, kemarin (6/3).

Selain itu bisa meningkatkan kapasitas perempuan untuk lebih mengenali dan mengembangkan potensi dirinya, baik itu dalam pengambilan keputusan maupun meningkatkan peran serta dalam proses pembangunan. Kemudian, dapat menumbuhkan perilaku kepemimpinan yang berorientasi pada kesetaraan dan keadilan gender.

“Disaat perempuan mampu mengambil keputusan, berarti sudah dapat meningkatkan partisipasi sebagai tokoh maupun penggerak ditengah-tengah masyarakat demi terciptanya dan terwujudnya kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP, KB, PP dan PA) Karimun Faisal mengatakan, peserta yang ikut dalam pelatihan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari perwakilan Parpol, Ketua BKMT kecamatan, ketua tim PKK se kabupaten Karimun selama dua hari.

“Kita (Pemkab Karimun-red) sebagai fasilitator untuk memberikan peluang kepada perempuan untuk berani bertindak sebagai pengambil keputusan. Selain itu mewujudkan agar perempuan kabupaten Karimun dapat termotivasi untuk berperan serta dalam pembangunan terutama bidang politik dan hukum,” ungkapnya.

Dengan menghadirkan narasumber, dari Panwaslu Karimun, KPU Karimun, Polres Karimun yang meliputi kebijakan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan di bidang politik. Kemudian, kapasitas perempuan dalam pengambilan keputusan dibidang hukum, bagiaman managemen kepribadian perempuan dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, diutamakan memberikan motivasi keterwakilan perempuan dibidang politik. Mengingat, diberbagai instansi saat ini keterwakilan perempuan sudah cukup banyak.

“Nah, dalam hal ini dasar-dasar hukum perempuan dalam pengambilan keputusan harus tahu. Terutama, saat mengikuti organisasi yang harus tepat saat pengambilan keputusan sesuai dengan jabatanya yang diembannya,” kata Faisal. (tri)

Update