Sabtu, 18 April 2026

Ada Jembatan, Warga Pilih Menyeberang Jalan

Berita Terkait

Pilih menyeberang jalan. | yulianti / batampos

batampos.co.id – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sejatinya berguna untuk menghindari konflik antara pejalan kaki dan kendaraan. Namun, tingkat pemanfaatan JPO sendiri masih rendah. Hal itu seperti terlihat pada pemanfaatan JPO Putri Hijau, Batuaji yang baru saja di bangun beberapa bulan yang lalu. Warga terlihat enggan menggunakan JPO itu untuk menyeberang, mereka lebih memilih menerobos kendaraan yang berlalu lalang di bawah JPO.

Sejumlah pejalan kaki mengaku tak menggunakan fasilitas itu lantaran lokasinya yang tidak strategis. Selain Itu pagar pembatas di bawah JPO juga tidak terlalu panjang sehingga warga begitu leluasa menyeberang di bawahnya.

“Lebih dekat kalau langsung nyeberang di jalan, kalau pakai JPO lama juga melelahkan karena harus naik dan turun tangga,” ujar Ulfa Khairani, warga Putri Tujuh, Kamis (8/3).

Diakuinya, sejak selesai dibangun pada Desember lalu, memang jarang pejalan kaki dan anak sekolah yang memanfaatkan fasilitas pemerintah tersebut. Padahal, sebelumnya pemerintah kota membangun JPO tersebut untuk memudahkan warga sekitar mendapatkan fasilitas tempat menyeberang.

“Lokasi ini kendaraannya cukup padat. Kecelakaan juga sering, makanya kalau nyeberang sini harus hati-hati juga,” katanya.

Fenomena ini tentu dapat meningkatkan resiko kecelakaan karena minimnya kesadaran pejalan kaki untuk menyeberang menggunakan JPO.

“Resiko cukup tinggi. Karena kendaraan di jalan itu padat,” kata Rohimah pengguna JPO.

Ia pun berharap pemerintah perlu mengupayakan strategis untuk meningkatkan pemanfaatan JPO tersebut.

“Perlu upayakan agar pemanfaatan jembatan penyeberangan lebih efektif, salah satunya mungkin dengan memasang pagar pembatas di trotoar, ” tutupnya. (une)

Update