Senin, 9 Februari 2026

Ditpam BP Batam Perketat Pengawasan Pelabuhan

Berita Terkait

Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat di pelabuhan Batuampar, Beberapa waktu lalu. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Maraknya penangkapan terhadap kurir narkoba sepanjang awal 2018 ini membuat Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam memperketat proses pengawasan di pelabuhan yang ada di Batam. Lewat program One Day One Target, anggota Ditpam BP Batam akan melakukan patroli dengan frekwensi sesering mungkin agar kurir narkoba tidak lolos lagi masuk Batam.

“Program ini bukan hanya dikembangkan untuk patroli aset saja. Tapi juga teman-teman yang ada di satuan penjaga pelabuhan. Kalau dapat sabu segera laporkan. Hal tersebut sudah menjadi target dari program One Day One Target,” kata Direktur Ditpam BP Batam, Suherman di Mediacentre BP Batam, Kamis (8/3).

Hingga saat ini belum ada laporan baru mengenai penangkapan kurir narkoba, tapi pengawasan ketat di pelabuhan akan menjadi prioritas utama.

Selain memperketat pengawasan di jalur masuk ke Batam, Ditpam BP Batam akan memperketat patroli di seputar aset BP Batam, khususnya waduk sebagai sumber air bersih bagi masyarakat Batam dan juga lahan-lahan kosong yang belum dibangun oleh pemiliknya. Pada umumnya lahan-lahan tersebut dimanfaatkan oleh developer ruli untuk menggarap bisnis ilegalnya.

“Misalnya di kawasan daerah tangkapan air (DTA) di sekitar waduk, satu hari harus dapat satu target. Dan juga di lahan yang terlantar, ini untuk mencegah terjadinya pembangunan rumah-rumah liar di Batam,” paparnya.

Prioritas penertiban rumah liar ini menyusul pemetaan yang telah dilakukan BP Batam dalam 100 hari pertama program kerja yang berakhir pada Januari silam. BP Batam telah mendapatkan gambaran dimana saja potensi rumah liar bisa berkembang lebih banyak. Potensi ini sangat diwaspadai karena pembangunannya bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Persoalan ruli ini menjadi persoalan serius dan menjadi prioritas BP Batam dan Pemko Batam.

“Kami baru bertemu dengan Pemko Batam dan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik,” kata Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

Lukita mengatakan BP Batam dan Pemko Batam ingin bersama-sama menyelesaikan persoalan ruli di Batam. Arah penyelesaiannya, warga disediakan lahan dan dibangunkan permukiman yang lengkap dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, fasilitas olahraga, dan lainnya di lokasi strategis yang tak jauh dari tempat kerja saat ini.

“Tujuannya memudahkan mereka mencari kerja dan mendapatkan tempat tinggal yang legalitasnya jelas. Ini opsi bagus,” jelasnya lagi.

Selain membangun ruli di lokasi dimana ruli-ruli itu berdiri, BP Batam juga berencana mengubah Rusun sewa (rusunawa) milik BP Batam menjadi rusun milik (rusunami). (leo)

Update