
batampos.co.id – Sejumlah pengendara mengeluhkan tidak berfungsinya lampu merah (traffic light) yang berada di Simpang Urung. Akibatnya saat jam kerja kendaraan tidak teratur, dan saling mendahului dan tidak ada yang mau mengalah.
Rusaknya traffic light ini sudah cukup lama namun belum ada upaya perbaikan dari Dinas Perhubungan Karimun. Untuk memperlancar arus kendaraan lalulintas, setiap pagi sejumlah anggota polsek Kundur harus mengatur lalu lintas secara manual.
Deny,56, salah satu pegendara mengatakan, matinya lampu pengatur lalu lintas di Simpang Urung ini rawan kecelakaan. “Kami warga pengguna jalan ini berharap agar dinas terkait peduli dan segera memperbaiki traffic light yang rusak ini,” harap Deny.
Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Perhubungan di Tanjungbatu, Syamsuddin mengaku sudah berulangkali menyampaikan kerusakan traffic light tersebut dan meminta untuk segera diperbaiki, namun tidak ada respon dari Dishub Karimun.
“Masalah perawatan dan perbaikan di bawah Dinas Perhubungan Karimun. Kita sudah sampaikan jika ada kerusakan, atau tidak berfungsinya traffic light agar segera dilakukan perbaikan,” tuturnya.
Ditambahkan di Kecamatan Kundur ada dua lokasi traffic light. Pertama di simpang empat Urung atau simpang perahu layar, dan kedua di simpang tiga sebelah SDN 02/03 Tanjungbatu yang sampai sekarang kondisinya masih berfungsi. (ims)
