batampos.co.id – April mendatang, seluruh siswa tingkat akhir di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanjungpinang akan mengikuti Ujian Nasional. Dari laporan Dinas Pendidikan Tanjungpinang, ada lima SMP Negeri yang dipastikan tidak dapat mengikuti proses ujian dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun ini.
Kelima SMP Negeri tersebut ialah SMP Negeri 9 Penyengat, SMP Negeri 10, SMP Negeri 11 Satu Atap, SMP Negeri 13 Satu Atap, dan SMP Negeri 14. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG menyebutkan, masih tidak tersedianya unit komputer dan jaringan, menjadi kendala dalam penerapan UNBK. “Di lima SMP ini tidak ada fasilitas dan tempat untuk menumpangnya karena jauh,” ujar Dadang.
Sementara itu, sambung Dadang, SMP lain yang ikut menjalankan UNBK, melangsungkan ujian di SMA atau SMK terdekat. “Karena menumpang di sekolah lain, UNBK sehari tiga seat,” tutur Dadang lagi.
Kendala fasilitas untuk dapat mengikuti UNBK di Tanjungpinang, diakui Dadang menjadi persolan sejak lama. Meski telah mengajukan permohonan bantuan kepada kementerian terkait, menurut Dadang, bantuan unit komputer dan jaringan belum juga didapatkan. “Kalau nanti fasilitas ini diberikan, kami pun akan mengutamakan ke lima sekolah negeri tadi,” pungkas dia. (aya)
