Ilustrasi Petani Garam (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui Indonesia kekurangan kebutuhan garam industri. Sehingga, pemerintah memutuskan mengimpor garam hingga tahun 2021 mendatang.

Selama masa itu, pemerintah tengah melakukan ekstentisasi lahan untuk garam. Jika sudah terealisasi, maka kebutuhan garam industri diklaim dapat terpenuhi.

“Yang paling ngerti soal garam industri di Indonesia adalah Menteri Perindustrian. Kedua, kita tidak pernah kekurangan garam makan. Yang kita kurang adalah garam industri,” ujarnya di Jakarta, Senin (19/3).

“Nah garam industri ini kita kontrol impornya sampai nanti tahun 2021. Setelah itu, kita mustinya tidak akan ada impor lagi. Karena sekarang sedang pembangunan industri garam,” sambungnya.

Sayangnya, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) tersebut belum bisa memastikan kapan keran impor akan dibuka. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian saat ini sedang melakukan pembahasan untuk memastikannya.

“Itu sedang diatur oleh pak Menperin. Dia kan tau, kamu pabrik ini, pabrik ini, kurangmu berapa. Kan dia yang data. Kalau kau bohong, tahun depan kau kena pinalti. Simple saja,” pungkasnya. (hap/JPC)

Advertisement
loading...