
batampos.co.id – Sebanyak 72 SMA sederajat akan menggelar ujuan nasional berbasis komputer (UNBK) pada 2-12 April mendatang. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir, Sabtu (24/3).
“Untuk pelaksanaan UNBK ada dua jadwal yang pertama SMK itu tanggal 2-5 April sedangkan SMA itu 9-12 April,” kata dia.
Batam lanjutnya memiliki peserta UNBK paling banyak jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Ia merinci 66 SMA sederajat mandiri dan enam sekolah numpang.
Dia mengungkapkan demi kelancaran UNBK tahun ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada gangguan listrik nantinya. “Soalnya kan online jadi kalau arus listrik terkendala takutnya mengganggu kosentrasi anak-anak,” sebutnya.
Arifin menambahkan total sekolah yang mengikuti UNBK berjumlah 130 SMA terdiri dari 48 SMA, 22 MA dan 60 SMK di Kepulauan Riau (Kepri). Dia berharap ujian bisa berjalan dengan baik dan siswa lulus dengan nilai memuaskan.
Kepala Sekolah SMKN 4 Batam, Muhammad Taher mengatakan tahun ini ada 304 siswa yang akan mengikuti UNBK. Ujian akan dibagi dalam tiga sesi mulai dari 08.00-16.00 WIB.
“Nanti ada tiga ruangan yang disiapkan untuk UNBK ini,” sebutnya.
Untuk kelancaran proses UNBK sekolah juga telah meminta kepada pihak Telkomsel sebagai penanggung jawab jaringan untuk membantu siswa selama ujian berlangsung. Selain itu ada juga pihak PLN soal aliran listrik.
“Agar tak ada masalah, jadi kami minta untuk aliran listriknya terjaga, biar siswa bisa menyelesaiakan ujian tepat waktu,” tambahnya.
Untuk sarana dan prasarana, Taher menyebutkan ada 102 komputer yang akan digunakan untuk UNBK nantinya. Selain itu ada juga tim teknis yang akan membantu siswa jika ditemukan kendala seperti waktu masuk ke sistem dan lainnya.
“Alhamdulillah semua sudah siap, tinggal pelaksanaanya saja lagi,” tutupnya.(yui)
