Selasa, 7 April 2026

Bangun Ekosistem Digital Di Batam

Berita Terkait

Sekertaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Mesdin Kornelis Simarmata memberikan pemaparan pada acara Badan Ekonomi Kreatif Developer Day 2018 di Hotel Aston, Sabtu (24/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Batam sangat potensial sebagai kota basis pengembangkan industri kreatif. Alasan tersebut cukup untuk membuat Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menunjuk Batam sebagai kota pertama yang menyelenggarakan Bekraf Developer Day (BDD) 2018, Sabtu (24/3).

“BDD 2018 bertujuan untuk membangun ekosistem digital subsektor aplikasi dan game agar dapat mendorong perkembangan industri aplikasi dan MMS di Indonesia,” kata Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf Muhammad Neil El Himam di Hotel Aston, tempat berlangsgunya BDD.

BDD sangat erat kaitannya dengan pengembangan kompetensi developer di kota Batam sehingga event ini dapat mengakomodir 500 peserta yang hadir setelah mempelajari “online learning platform” di Dicoding Academy.

Di tempat yang sama, Sekretaris Utama Bekraf Mesdin K Simarmata melihat BDD dapat menginspirasi sekaligus membantu para developer game lokal agar dapat membuat komunitas.”Ini dapat menjadi inspirasi sekaligus membentuk jaringan bisnis antar developer lokal serta membangun komunikasi dengan para ahli dalam rangka akselerasi pengembangan industri digital di kota Batam,” paparnya.

Industri kreatif seperti pengembang aplikasi dan game memang saat ini sangat marak dan berkembang pesat di Indonesia. Imbasnya adalah dapat memberikan dampak positif di bidang ekonomi dan sosial budaya.

“Sehingga ada kebutuhan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas developer aplikasi dan game tersebut. Semoga melalui BDD ini kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dalam waktu singkat,” ucapnya.

Dia menambahkan Bekraf mendorong lahirnya developer lokal untuk mempertemukan para expert di industri kreatif digital dengan para developer lokal dalam sebuah sesi inspirasi, talkshow dan pameran selama satu hari penuh.

Seperti Irsan Saputra (ISV & Ecosystem Business Development IBM), Nurendratoro (Google Developer Group Bogor Manager), Adrianus Yoza (CIO Diwding Indonesia) dan Sidiq Permana (Google Developer Expert Android). Para peserta akan mendapatkan update teknis untuk pengembangan aplikasi mobile dan game.(leo)

Update