Rabu, 8 April 2026

545 Warga Sakit TBC, 6 Orang Meninggal

Berita Terkait

Raja Ariza. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Sebanyak 545 warga Tanjungpinang positif mengidap penyakit Tuberkolosis (TBC). Enam kasus di antaranya berujung pada kematian.

Masalah ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Tanjungpinang. Kendati kini 92,31 persen di antara pengidapnya sudah sembuh melalui pengobatan, tetap saja penyakit ini tidak bisa dipandang enteng.

“Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemko Tanjungpinang untuk dapat menjaring penderita TBC agar dapat dilakukan penanganan secara intensif,” kata Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza pada peringatan Hari TBC Sedunia, akhir pekan lalu.

Bagi Ariza, pekerjaan rumah ini tidak bisa hanya menjadi milik pemerintah, melainkan turut menuntut partisipasi warga berupa kemauan dan kesadaran agar rutin memeriksakan kesehatannya. Sehingga, ketika ditemui gejala-gejala TBC bisa ditempuh jalan preventif secepatnya. Sejauh ini, pengobatan dini masih dianggap sebagai solusi utama menekan pertumbuhan kasus TBC di Tanjungpinang.

“Terbukti kalau lebih dari 90 persen pasien TBC masih bisa disembuhkan. Itulah mengapa perlu adanya kesadaran mau tes kesehatan,” ungkap Ariza.

Dalam kesempatan ini, seluruh RT dan RW juga menjadi salah satu tujuan untuk mampu memberikan dan menyebarluaskan informasi tentang TBC kepada masyarakatnya. Agar dapat dilakukan pencegahan sejak dini terhadap penularan TBC yakni dengan penggunaan masker bila ada yang menderita batuk dan menyarankan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau klinik terdekat.

Peringatan Hari TBC Sedunia ini juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada yang terbaik se-Provinsi Kepulauan Riau dalam komitmen penanganan dan penuntasan TBC yakni Dinkesdalduk dan KB Kota Tanjungpinang, RSUD Tanjungpinang, Puskesmas Batu 10, dan Jumiati sebagai kader terbaik dari Kelurahan Pinang Kencana. Dan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Tanjungpinang. (aya)

Update