
batampos.co.id – Bertahun-tahun mangkrak, Pasar Seroja Sagulung mulai dihidupkan kembali. Mengawali hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam bersama masyarakat Kelurahan Sei Pelenggut membersihkan area pasar tersebut, Minggu (25/3).
Kepala Bidang Pasar Disperindag Batam Zulkarnain mengatakan, pasar tersebut salah satuny dipersiapakn untuk menampung pedagang-pedagang yang menggunakan bahu jalan di sekitar lokasi tersebut. Menurutnya, aktivitas jualan di bahu jalan cukup menganggu arus lalulintas, apalagi dis ekitar loksai ada sekolah.
“Kami harus siapkan tempatnya dulu, ini merupakan bagian dari program penataan PKL. Mereka (PKL) mau pindah tapi tak ada tempat bagaimana, makanya kami persiapkan pasar itu,” kata Zulkarnain.
Namun demikian pada pasar yang dibangun pada tahun 2006 lalu itu hanya tersedia 40 meja jualan atau lapak. Jumlah ini tentu tidak mampu menampung PKL sekitar lokasi, walau belum dapat data resmi Disperindag memperkirakan PKL sekitar wilayah tersebut mencapai ratusan.
“Jelas tidak tertampung kalau hanya di pasr itu,” ucap dia.
Namun demikian, berdekatan langsung dengan pasar ada area fasum atau fasos. Area tersebut dibidik untuk dimanfaatkan jadi tempat baru PKL. “Kalau fasum itu dipakai, bisa ratusan yang tertampung,” tambahnya.
Memuluskan rencana pengunaan fasum tersebut, Disperindag Batam telah bersurat ke Badan Pengusahaan (BP) Batam. Zulkarnain berharap BP Batam dapat menyerahkan lokasi tersebut sehingga PKL dan masyarakata dapat terbantu.
“Target kami pedagang sudah tertampung sebelum momen Ramadan tahun ini,” ucap dia.
Ia mengatakan, masyarakat dan PKL sekitar lokasi menyambut baik rfencsna tersebut. “Mereka antusias pasar tersebut dihidupkan, sehingga menghindari tumbuhnya pasar kaget,” pungkasnya. (adi)
