Selasa, 7 April 2026

414 Pamen Polri Nganggur

Berita Terkait

batampos.co.id – Ada 414 anggota Polri berpangkat perwira menengah yang nganggur usai menjalani pendidikan.

Demikian diakui Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Tito beralasan, banyaknya perwira yang jobless karena efek domino sejak 1980-an. Sebab Polri selalu menambah kuota rekrutmen anggota.

Di Angkatan Kepolisian (Akpol) misalnya. Angkatan atau leting 1982, semula hanya menambah kuota rekrutmen anggota Polri sebanyak 46 orang. 1984, mulai bertambah 100 lebih personel. Di 1985 sudah hampir 200 anggota baru yang direkrut.

“86-87 angkatan saya, juga sampai 197. Setelah itu berturut-turut, sekarang sudah 300 yang masuk Akpol,” beber Tito saat berbicara di Ruang Rapat Utama, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/3).

Efeknya, lanjut dia, mulai terasa saat ini. Mereka yang lulus sekolah kesatuan dan mengemban pangkat Komisaris Besar (Kombes) jadi menumpuk.

“Bottleneck menuju bintang (Perwira tinggi),” jelas Tito.

Sementara, lanjut Jenderal bintang empat itu, kuota pangkat bintang tidak banyak. Bintang tiga, hanya sembilan. Bintang dua hampir 60 perwira. Bintang satu, hampir 220 personel.

“Kondisi ini tak sebanding dengan jumlah Kombes yang baru keluar, Anjak (analisis kebijakan) dan lain-lain yang sudah selesai sekolah hampir 400-an. Nah, mereka itu yang nyari posisi bintang dan lain-lain,” ujarnya.

Sekadar informasi, 414 perwira Polri yang tidak memiliki jabatan usai sekolah pertama kali disinggung Anggota Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Bekto Suprapto.

Dia pun meminta pada Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Polri Irjen Pol Arief Sulistyanto untuk mengatasi ini. (dna/ce1/JPC)

Update