Foto bersama peserta KISC usai senam bersama di Coastal Area, Minggu (25/3). F. Ichwanul Fazmi/batampos.co.id

batampos.co.id – Kegiatan Karimun International Scout Challenge (KISC) yang dihelat SMPN 2 Karimun berakhir, Minggu (25/3) lalu. Penutupan kegiatan kepramukaan yang melibatkan SMK Dato Penggawa Barat, Pontian Johor, dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Karimun, Usman Ahmad.

Iklan

Usman Ahmad yang mewakili Bupati menyampaikan, terimakasih kepada SMK Dato Penggawa Barat, Pontian Johor, dan Kepala SMPN 2 Karimun, Salawati, SPd atas program yang dibuat berjalan dengan lancar. Terlebih melibatkan beberapa sekolah lain di Kecamatan Karimun.

“Kegiatan seperti ini tidak harus berakhir, tetapi terus berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat silaturahmi sekaligus bertukar wawasan pendidikan,” ungkap Usman Ahmad.

Untuk lebih mempererat hubungan, lanjut Usman Ahmad, perlu dilakukan program nyata seperti pertukaran pelajar. Juga melakukan peningkatan kompetensi untuk kepala sekolah, dan tenaga pendidik untuk belajar keluar negeri. “Apa yang kita programkan, tentunya untuk menambah wawasan demi kemajuan pendidikan,” ujar Usman Ahmad.

Sementara Kepala SMPN 2 Karimun, Salawati SPd menyebutkan, kegiatan KISC memperlombakan tujuh cabang kegiatan kepramukaan yang diikuti lima sekolah di Kecamatan Karimun. Adapun perlombaan yang dilaksanakan selama tiga hari yakni, perlombaan Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, dan program Adiwiyata. Termasuk progam seni membatik.

“Senam bersama di Coastal Area mengawali kegiatan di hari kedua. Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan sekaligus penyerahan piala, dan piagam penghargaan,” ungkap Salawati.

Peserta persahabatan pramuka Indonesia, dan Pengakap Malaysia ini, juga melakukan kunjungan ke sekolah lain di Karimun. Termasuk memberikan bantuan ke Musala Al Hidayah Kecamatan Karimun.

“Program KISC merupakan salah satu program tahunan, dan sudah memasuki yang ketujuh. Sebelumnya menerima kunjungan UiTM Cawang Pulau Pinang, dan SMK Tengku Aris Bendahara, Kluang Johor dengan program “Bakti Sophys-Karimun pada 2-5 Februari 2017 lalu,” jelas Salawati.

Dijelaskan, kegiatan KIC merupakan kerjasama dua negara untuk pramuka Indonesia, khususnya Karimun dan Pengakap Malaysia. Kegiatan ini berisi aktivitas kreatif, produktif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk perlombaan persahabatan. Juga sebagai wujud untuk memupuk persahabatan, persaudaraan, serta perdamaian antar dua negara.

“kita berharap silaturahmi terus terjalin, dan kegiatan serupa tetap terjaga. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada HM Azmi selaku wakil resmi merangkap guru penolong kanan hal ihwal murid SMK Dato Penggawa Barat berserta rombongan telah datang ke Karimun,” tutur Salawti.

Saat pembukaan, dan penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan karimun, pengawas pendidikan, kepala SMP, SD, Camat Karimun, Lurah Tanjungbalai Kota, Ketua Kwarran Pramuka Karimun Yusriana beserta andalan. Tidak ketinggalan, komite, orang tua siswa, dan undangan lainnya. Kegiatan KISC diikuti 114 orang, dan 50 pembimbing. (enl)