Jumat, 6 Maret 2026

Jebol Tembok Toilet, Maling Gondol Properti Sekolah

Berita Terkait

Seorang guru SD 02 Batam Kota menjukan tembok sekolah yang jebol dibobol oleh pelaku pencurian, Selasa (27/3). Atas kejadian tersebut sejumlah barang elektronik seperti printer, CPU komputer, monitor, tabung gas, serta kamera DLSR berhasil dibawa kabur pelaku. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sekolah Dasar (SD) Negeri 002 yang berada di Simpang Kuda, Sei Panas, Kecamatan Batamkota dibobol pencuri, Selasa (27/3) dinihari. Satu unit CPU, monitor komputer, printer, infokus, kamera serta satu buah tabung gas dibawa kabur oleh pencuri yang diduga lebih dari satu orang.

Salah seorang guru SD N 002, Maryusni mengatakan, pencurian ini diketahui pertama sekali oleh penjaga sekolah Suparman yang pada saat itu sedang membersihkan ruangan tata usaha sekolah. Saat itu, timbul rasa kecurigaan Suparman setelah melihat seluruh isi ruangan tata usaha dalam kondisi berantakan.

“Biasanya gorden pintu ruangan tidak pernah ditutup. Kemudian dia lihat sudah berantakan semua isi dalam ruangan,” kata Maryusni, Selasa (27/3) pagi.

Selanjutnya, Suparman pun kemudian melakukan pengecekan terhadap seluruh ruangan dan menemukan dinding toilet ruang guru telah bobol. Diduga, para pencuri itu masuk dari dinding toilet kamar mandi ruangan tata usaha dan menggasak seluruh isi ruangan tata usaha dan ruangan kepala sekolah.

“Ada ampli sama laptop yang tidak sempat dibawa sama pencuri itu. Soalnya laptop sama ampli itu diletakkannya di dekat pagar belakang dekat dinding yang dijebolnya itu,” tuturnya.

Usai mengetahui bahwa sekolah itu dimasuki tamu tak diundang, Suparman langsung menghubungi kepala sekolah. Setelah itu, pihak sekolah pun menghubungi Polsek Batamkota untuk melaporkan atas kejadian ini. Hingga siang kemarin, Maryusni belum mengetahui berapa kerugian yang dialami pihak sekolah.

“Sudah sering pencuri masuk sekolah ini. Dalam waktu dekat ini sudah tida kali. Terakhir itu waktu penerimaan murid baru, dia masuk dari loteng dan mengambil tabung gas, uang sama laptop,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus membenarkan kejadian ini. Menurutnya, usai menerima laporan dari pihak sekolah, anggotanya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi, termasuk penjaga sekolah yang mengetahui pertama sekali.

“Masih dalam penyelidikan kasusnya dan belum diketahui berapa kerugiannya. Dugaan kita, untuk pelakunya lebih dari satu orang. Kami akan periksa saksi-saksi, termasuk orang-orang yang sering berada di lokasi,” ujarnya singkat. (gie)

Update