batampos.co.id – Pengurus Daerah (Pengda) Karimun Club (KC) Batam resmi dikukuhkan, Minggu (25/3). Menariknya, pengukuhan tersebut tidak dilakukan secara formal di lokasi khusus nan mewah. Namun, diadakan di panti asuhan, tepatnya di Panti Asuhan At-Taqwa yang beralamat di Taman Seruni Indah, Batamcentre.

Iklan

Ketua KC Batam, Stefanus Ary, mengungkapkan, cara tersebut sengaja dilakukan agar pengukuhan Pengda KC Batam terasa lebih berkesan. Selain itu, juga agar kegiatan pengukuhan tidak hanya bersifat hiburan yang hanya dinikmati oleh sesama anggota komunitas, tetapi juga dapat memberi manfaat, meski saat ini hanya untuk lingkup yang masih terbatas.

“Selain potong tumpeng dan acara seremonial khas pengukuhan Pengurus Daerah Karimun Club, kami juga memberikan sumbangan dan santunan kepada anak-anak panti sebagai bentuk kepedulian. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi mudah-mudahan dapat membantu,” ungkap pria yang akrab disapa Ary tersebut disela acara pengukuhan.

Pengukuhan Pengda KC Batam tersebut dihadiri sekitar 55 orang anggota dan keluarga besar KC Batam serta 35 pengurus dan anak Panti Asuhan At-Taqwa. Acara pengukuhan berlangsung singkat. Sebelum acara utama, seluruh keluarga besar Karimun Club Batam berkumpul di Kepri Mall untuk berkendara bersama ke panti asuhan. Setelah selesai melakukan acara inti di panti asuhan, kemudian bertolak ke landmark Welcome to Batam.

“Komunitas ini dibuat untuk lebih mengeratkan tali silaturahmi antar pemilik kendaraan Suzuki Karimun di Batam, baik Karimun Klasik, Estilo, New Estilo, maupun yang terbaru Wagon R. Melalui komunitas ini kami berbagi beragam informasi, baik mengenai Suzuki Karimun, maupun hal lain yang terkait otomotif,” ujarnya.

Apalagi Ary mengungkapkan, per Desember 2017, Karimun Club sudah memiliki 42 Pengda yang tersebar di seluruh Indonesia. Karimun Club Indonesia (KCI) bahkan menjadi salah satu komunitas mobil tertua di Indonesia. Tahun ini akan merayakan hari jadi yang ke-17 dengan jumlah anggota per Maret 2018 lebih dari 4.600an orang di seluruh Indonesia.

“Melalui club ini, kami berbagai informasi mengenai suku cadang, masalah dan solusi terkait Suzuki Karimun hingga berbaur di acara lokal maupun nasional. Bila memiliki kendaraan Suzuki Karimun, dan tertarik untuk berbagi informasi, dapat bergabung bersama kami,” tutupnya. (uma)