
batampos.co.id – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, RSUD M Sani selama tiga hari mulai Senin (26/3) lalu melakukan pelatihan komunikasi dan kepribadian bagi para pegawai. Pelatihan yang diikuti 215 peserta ini meliputi, dokter umum, perawat, bidan, administrasi, keamanan, sopir, tenaga kebersihan, tenaga apotik, tenaga labor dan tenaga teknis lainnya.
“Melalui pelatihan ini, mari kita sama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien yang lebih baik. Dimana, selama ini sudah bagus dan harus lebih ditingkatkan mutu dan kwalitasnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Dengan diadakannya, pelatihan oleh pihak manajemen RSUD M Sani kepada para pegawai. Agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaanya, serta menambah wawasan yang harus menyesuaikan perkembangan zaman. Sehingga, kemampuan dalam pelayanan kesehatan kepada para pasien maupun keluarga pasien lebih maksimal.
“Anda-anda sebagai aset RSUD M Sani. Jadi, rasa tanggungjawab sangatlah penting terhadap suatu pekerjaan. Apalagi, di RSUD M Sani harus bisa menjaga perasaan pasien maupun keluarga pasien dalam proses penyembuhan,” tuturnya.
Sementara itu Direktur RSUD M Sani Zulhadi pelatihan ini, bertujuan untuk menghadirkan para pegawai yang siap melayani dengan ramah dan senyum. Yang selama ini, sudah berjalan dengan memberikan sentuhan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan senyum. Dalam pelatihan komunikasi dititik beratkan, kepada bagaimana memberikan pelayanan kesembuhan hepada pasien yang tidak semata-mata karena bagusnya obat, sarana maupun alat kesehatan.
“Kalau peralatan medis dan sebagainya kita tidak kalah dengan Rumah Sakit lainnya. Namun, sentuhan kepada pasien berupa senyuman yang ramah, sapaan yang lembut yang bersahabat itu paling penting,” ungkapnya.
Dimana, dalam pelatihan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari pakar komunikasi Jakarta. Yang outputnya, bisa dirasakan langsung oleh pasien maupun keluarga pasien saat berobat di RSUD M Sani nanti.
“Jadi karyawan adalah aset bagi RSUD M Sani yang harus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya, lewat pelatihan ini yang bisa meningkatkan produktivitas dan kwalitas kerja masing-masing karyawan secara umum sesuai bidangnya,” ucapnya. (tri)
