Iklan
Pelaku asusila diamankan di Mapolsek Gunung Kijang usai melakukan perbuatan asusila terhadap pacarnya. F. Polsek Gunung Kijang untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Bunga, 14, sebut saja demikian korban asusila oleh bapak tiri terpaksa menanggung rasa malu. Akibat perbuatan bapak tirinya, Bunga hamil 8 bulan.
Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning melalui Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang Aiptu Edward L Manik ketika dihubungi Selasa (27/3) sore, membenarkan pihaknya menangani kasus asusila dengan tiga korban anak di bawah umur. “Tiga kasus asusila dalam sebulan,” kata dia.
Kasus pertama terungkap pada Selasa (6/3) lalu di Km 16 Kilometer Toapaya Selatan. Kisahnya, pelaku berinisial R, 47, adalah bapak tiri dari korban.
Kejadian pemerkosaan diduga telah berulang kali terjadi. Sebab akibat perbuatan pelaku, korban hamil dan usia kandungan korban sudah 8 bulan. “Pelaku dan korban tinggal satu rumah, sementara ibu korban sudah dua bulan tak pulang,” kata dia.
Kasus kedua terungkap pada Jumat (23/3) lalu di Pantai Desa Teluk Bakau. Korban sebut saja Mawar, 16, hamil 6 bulan akibat hubungan terlarang dengan si pacar lelaki berinisial Hn, 21. “Keluarga korban melaporkan ke kantor polisi,” kata dia.
Kasus ketiga terungkap Senin (26/3) lalu di Kampung Beringin Kawal. Kasus ini bermula dari kecurigaan pihak keluarga karena korban sebut saja Melati, 17, tak pulang ke rumah dalam beberapa hari.
“Ibu korban melaporkan ke polisi, karena anaknya tak ngaku dari mana,” kata dia.
Lalu pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan diketahui kalau korban telah melakukan perbuatan terlarang dengan pacarnya inisial L, 20.
Manik mengatakan, tiga pelaku telah diamankan. Pelaku inisial R dan Hn dititipkan di Rutan Tamjungpinang, sedangkan pelaku L ditahan di Maposek Gunung Kijang.
Terkait kasus asusila dengan korban di bawah umur, ia mengatakan, ketiga pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur dan diancam kurungan penjara maksimal 15 tahun.(met)
Advertisement
loading...