
| Dalil Harahap / batampos
batampos.co.id – Pembangunan kios liar di ruang terbuka hijau sekitar pasar seken Aviari semakin menjadi. Ada 40 kios liar yang akan segera dibangun. Ini karena ketidaktegasan dari pihak kecamatan dan Satpol PP Kota Batam.
Dari pantuan Batam Pos, Senin (26/3) dua orang sedang bekerja di kios liar bekas kebakaran tersebut. Tidak ada dari mereka yang mau memberikan komentar.
“Kami hanya pekerja saja Bang. Tak tahu apa-apa,” kata seorang pekerja tanpa mau menyebut nam.
Di sana, sudah ada sekitar 10 kios yang hampir selesai, menghadap perumahan Pemda II. Di dereatan yang masa masih ada belasan yang baru dipasang atap. Sementara belasan kios lainnya, menghadap jalan raya atau pintu masuk ke pertokoan aviari sudah dipasang tiang.
“Kalau ini sudah ada seminggu dipasang tiangnya. Katanya untuk bangun kios-kios,” kata Santi, seorang pedagang minuman tidak jauh dari lokasi.
Menurutnya, setiap hari aktifitas pembangunan kios liar tersebut tidak pernah berhenti. “Yang di sana (sebelah pemda II) kan sebagian sudah siap. Mungkin semua kios di April sudah siap,” katanya.
Sementara Camat Batuaji, Ridwa mengatakan bahwa surat mengenai penertiban kios liar tersebut sudah disampaikan kepada Satpol PP. Tetapi ini dibantah oleh Kabid Trantibum Satpol PP, Imam Tohari.
“Kami sudah mengirimkan surat. Maunya itu segera dibongkar,” katanya.
Ridwan mengatakan ruang terbuka hijau adalah lahan milik negara yang seharusnya tidak boleh untuk komersil. Apalagi bangunannya tersebut permanen.
“Yang lama saja sekarang ini banyak yang sudah dibongkar, apalagi pembangunan baru itu tidak boleh sama sekali,” katanya. (ian)
