Senin, 6 April 2026

Tunjangan tak Dibayar, Dokter Diancam

Berita Terkait

batampos.co.id – Kabid Keuangan RSUD Kepri Tanjunguban, Emil diduga mengancam Dokter Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) RSUD Kepri Tanjunguban dr Sang di depan Gerai Telkomsel, Tanjunguban, Bintan, Selasa (27/3) lalu.

Pemicu kejadian ini diduga karena sejumlah tunjangan dan jasa tenaga medis di RSUD Kepri selama lebih kurang 3 bulan belum dibayarkan. Menurut saksi mata di lapangan, korban dibentak-bentak dengan nada tinggi. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan beredar luas di kalangan masyarakat

Menurut Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir korban bersama rekannya kemudian mendatangi kantor polisi pada Selasa (27/3) malam.Setelah dilakukan pemeriksaan terkait kejadian itu, ia menyampaikan, tidak terdapat unsur penganiayaan karena korban baru didorong.

Akan tetapi malam itu, dr Sang merasa keselamatannya terancam dengan sikap Kabid Keuangan tersebut. Kapolsek mengatakan, karena persoalan internal rumah sakit yaitu soal gaji dan tunjangan, pihaknya menyarankan agar diselesaikan internal rumah sakit.

“Kami berupaya mediasi, namun dokternya sulit ditemukan sampai akhirnya masalah ini berhasil dimediasi dan mereka sepakat berdamai,” kata Jaswir ditemui di RSUD Kepri Tanjunguban.

Sementara itu Humas RSUD Kepri Tanjunguban, Iranti ditemui di rumah sakit mengatakan, masalah ini terjadi di luar rumah sakit. “Langsung saja tanya ke yang bersangkutan, karena kejadiannya di luar rumah sakit,” katanya singkat.(met)

Update