Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyerahkan piala ke Camat Bunguran Timur Laut sebagai juara umum MTQ tingkat Kabupaten Natuna, Sabtu (31/3) malam. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat Kabupaten Natuna yang di ikuti oleh 15 kecamatan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, di arena utama Astaka, Desa Tanjung kecamatan Bunguran Timur Laut, Sabtu (31/03) malam kemarin.

Dewan hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) menetapkan kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL) atau tuan rumah meraih juara umum memperoleh juara terbanyak dengan jumlah nilai 39.

Peringakat ke dua diraih oleh kecamatan Bunguran Timur dengan jumlah nilai 33, sedangkan peringkat ke tiga diraih oleh kecamatan Midai dengan jumlah nilai 31. Sementara peringkat ke empat diraih oleh kecamatan Serasan Timur dengan jumlah nilai 28. Peringkat ke lima diraih oleh kecamatan Pulau Tiga Barat dengan jumlah nilai 25. Dan peringkat ke enam diraih oleh Kecamatan Pulau Tiga dengan jumlah nilai 18.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, setiap cabang telah berhasil menjaring pemenang yang nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kacah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi.

“Bukan tidak mungkin suatu masa nanti potensi unggulan kita mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional,” kata Ngesti.

Ngesti mengaharapkan kepada semua peserta yang berhasil pada momentum MTQ ke-9 ini, untuk tidak mudah puas dengan prestasi telah dicapai. Namun teruslah berupaya untuk lebih menggali dan meningkatkan keterampilan dalam seni baca Al-qur’an secara terus menerus.

“Peserta yang belum memiliki prestasi, saya minta jangan sampai hal ini mengurangi semangat. melainkan di jadikan satu motivasi dan tantangan dalam rangka mengoptimalkan daya saing,” ujar Ngesti.

MTQ ke IX ini sambung Ngesti, bukan hanya sebagai ajang bertanding siapa yang terbaik. Namun yang terpenting pemahaman dan selalu berupaya untuk mengimplementasikan subtansi dari keagungan kitab suci Al-qur’an dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Ngesti juga berharap kepada seluruh pengurus LPTQ kecamatan se-kabupaten Natuna agar bisa meningkatkan itensitas pembinaan bagi para peserta agar bisa mengoptimalkan daya saing.

Pada malam penutupan tersebut, Ngesti berharap kepada seluruh pengurus LPTQ agar di masa-masa yang akan datang dapat lebih meningkatkan itensitas pembinaan bagi para peserta, sehingga dalam perhelatan MTQ berikutnya, keterampilan dan daya saing dari para peserta dapat lebih dioptimalkan.

“MTQ ke X nanti, kita lebih memperhatikan dan mengoptimalkan anak-anak daerah untuk menjadi kader-kader dalam kegiatan MTQ baik tingkat kabupaten maupun tingkat Provinsi”, ujar Ngesti.

Selain Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti, juga tampak dihadir juga Sekda Natuna Wan Siswandi S.sos,Msi, Ketua DPRD Natuna Yusripandi berserta Anggota DPRD Natuna, Para Asisten lingkungan pemerintah Kabupaten Natuna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Wan Zauwali, Para Dewan Hakim MTQ, Para Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan para Pimpinan Kafilah Beserta para peserta.(arn)

Advertisement
loading...