
batampos.co.id – Rumah dinas Wali Kota Tanjungpinang hingga kini masih belum juga bisa ditempati. Padahal pembangunan fisiknya sudah rampung sejak beberapa waktu lalu. Kendati Penjabat Wali Kota Raja Ariza bersikeras ingin segera memfungsikannya, kenginan ini belum dapat segera terlaksana.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono menyatakan, hingga kini mesti dipastikan dulu segala kesiapan teknis di sana. “Kalau kunjungan terakhir saya ke sana, tilamya belum ada. Gimana pak pejabat wako mau tidur di sana. Gordin juga belum ada,” terang Riono, kemarin.
Pada dasarnya, sambung Riono, prinsipnya memang sebaiknya rumah dinas itu ditempati. Namun, kata dia, perlu ditinjau lagi ketersediaan alokasi anggaran perawatannya yang kini belum juga tersedia. “Mungkin nanti akan coba dialokasikan di anggaran perubahan,” ujar Riono.
Kendati begitu, Riono sudah mendapat arahan dari Raja Ariza agar rumah dinas tersebut bisa digunakan bersempena silaturahmi Hari Raya Idul Fitri. “Ya itu agenda dalam waktu dekat. Kami sekarang sedang menganalisa bagaimana teknisnya nanti di sana,” kata Riono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Hendri mengatakan pada tahun 2018 ini Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tidak melanjutkan pembangunan dan penyelesaiaan rumah dinas tersebut. Hal tersebut dikarenakan minimnya keuangan daerah, sehingga pembangunan di APBD murni 2018 ini tidak dilaksanakan.
Hendri mengaku bahwa semua yang bersangkutan dengan rumah dinas ini sudah diusulkan sejak tahun 2017, dengan harapan dapat terealisasi di tahun 2018. Namun karena anggaran minim, maka usulan tersebut tidak dapat direalisasikan. (aya)
