Septa sedang melukis mural di dinding depan Graha Sulaeman jalan Suktan Abdurahman Nagoya, Minggu (1/4). Mural tersebut nantinya akan menghiasi dinding disepanjang jalan tersebut yang mempercantik estetika kota. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tembok pembatas tanah di lokasi pelebaran jalan di Nagoya Lubukbaja sudah mulai dihiasi mural. Tepatnya di jalan Teuku Umar, ada empat titik yang diwarnai mural yakni di Graha Sulaiman, depan Masjid Al Falah, seberang Hotel Evitel dan di depan Plaza Telkom.

Iklan

“Pengerjaan sudah dimulai sejak 26 Maret lalu, perkiraan selesainya pada 9 Mei nanti,” kata idang Pertamanan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam Irwan, Minggu (1/4).

Ia mengatakan ‘mencoret’ dinding dengan mural dilakukan oleh pemural asli Batam. Mereka diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya bermural dengan desain yang telah disiapakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Kali ini, ada lima pemural yang ikut serta,” imbuh Irwan.

Rencananya, setiap tembok pembatas tanah di lokasi-lokasi pelebaran jalan tak akan dibiarkan kosong. Untuk itu, Pemko Batam terus menjalin komunikasi dan menunggu Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai perusahaan untuk bergabung mempercantik Kota Batam. Sebelumnya titik di Simpang Gelael tepatnya depan Perumahan Rosadale sudah dipercantik mural yang merupakan kerjasama dengan PT Perusahan Gas Negara (PGN).

“Yang sekarang sedang dikerjakan ini kerjasama dengan Bank Mandiri. Untuk lokasi lain, kami tetap berharap ada partisipasi swasta,” ucap dia.

Desain mural di pusat bisnis tersebut mengusung model desain WPAP atau Wedha’s Pop Art Potrait. Ia menerangkan konsep ini semisal desain gambar kotak-kotak dan diberi warna-warna khusus, pemural kelak akan membubuhi berbagai gambar ikon Kota Batam didalamnya.

Di lokasi, berbagai gambar dan pesan mulai nampak, seperti gambar pendekar khas melayu, juga kata-kata seperti Spirit Memakmurkan Negeri yang latar belakangnya gambarnya ada kegiatan labuh kapal dan industri galangan.

Ia mengungkapkan, tak hanya mural pihak swasta yang berminat juga dapat menyertakan hal lain seperti tanaman pada tembok tersebut.

“Saat ini kan dengan mural, bisa juga dengan hiasan lain misalnya rambatan tanaman,” kata dia. (adi)