Kamis, 7 Mei 2026

Anggaran Minim, Setiap OPD Diwajibkan Ikut Tanam Pohon

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku rencana pembangunan Hutan Kota dari Simpang Kabil ke Simpang Jam tidak terlalu menganggu dana khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam. Ia beralasan, kini keuangan Pemko Batam terbatas.

“Uang tak ada, APBD tidak cukup,” kata dia.

Untuk itu, ia menerapkan konsep gotong royong dalam membangun area penghijauan untuk jantung kota tersebut. Menurutnya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam dapat tugas dengan panjang dan luasan tertentu.

“Misal satu OPD dapat 100 meter. Dia nanti akan bersihkan, tanam dan kontrol pohon yang dia tanam. Enam bulan jadilah barang ini,” papar Rudi.

Ia mengatakan, kini Pemko Batam sedang fokus membangun infrastruktur seperti jalan tak heran serapan anggaran untuk kegiatan infrastruktur banyak terserap. Apalagi Pemko Batam juga fokus pada kegiatan lain seperti penanganan banjir maupun sampah. hingga kegiatan pendidikan dan kesehatan. Maka penataan taman dan area hijau tidak perlu menunggu anggaran setelah kegiatan infrastruktur selesai.

“Tunggu ini (infrastruktur) laam selesainya,”ucap dia.

Ia mengatakan, dalam kurun waktu dua pekan lagi pembagian tugas akan selesai. Setelahnya, akan ada apel bersama terkait persiapan kapan aksi tersebut dilaksanakan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan meminta bantu TNI dan Polisi terkait persiapan ini. Termasuk peran pelajar di Batam

“Nanti kan dapat pahala semuanya ya, saya dapat pahala, OPD pun dapat juga,”ucapnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperakimtan) Kota Batam Herman Rozie menyampaikan desain tengah dipersiapkan. (adi)

Update