batampos.co.id – Staf Khusus Pemkab Lingga Rudi Purwonugroho memandang penting dilakukan pembenahan pintu gerbang Pemkab Lingga yakni Pelabuhan Jago. Di mana fasilitas pelabuhan mesti dilengkapi sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk tamu serta investor yang hendak berkunjung ke Tanah Bunda Melayu ini.
“Jika memang dipandang perlu, tidak masalah kalau pelabuhan Dabo Singkep dapat dipergunakan sebagai pintu gerbang Kabupaten Lingga,” ujar Rudi, Selasa (3/4) pagi.
Menurut Rudi, pelabuhan Jago saat ini terkendala fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, atap pelindung (selasar) bagi penumpang hingga lahan parkir yang terbatas. Padahal fasilitas tersebut mesti ada untuk sebuah pelabuhan.
Jika dilihat saat ini, kondisi pelabuhan Dabo lebih bagus dari pada pelabuhan Jagoh. Sehingga mantan anggota dewan ini menilai, pelabuhan Dabo dapat dijadikan pelabuhan utama sebagai pintu gerbang Kabupaten Lingga.
“Walau demikian, perlu kajian khusus dan mendalam terkait penggunaan pelabuhan Dabo Singkep menjadi pelabuhan utama. Dari segi keamanan di laut serta arus laut,” ujar Rudi.
Untuk itu, Rudi juga menginginkan seluruh instansi terkait baik lokal maupun instansi vertikal dapat duduk bersama untuk membicarakan perubahan pelabuhan utama ini. Sehingga sejumlah masalah dapat dipecahkan bersama.
Sebelumnya, warga mengeluhkan terkait kondisi pelabuhan Jago yang tidak memiliki fasilitas yang memadai. Sehingga banyak penumpang yang merasa tidak nyaman, ketika hujan basah dan ketika panas mereka tidak ada tempat berteduh.
Salah satu Anggota DPRD Lingga, Abdul Gani Atan Leman juga mengatakan untuk mengatasi masalah ini agar seluruh instansi terkait duduk bersama serta memecahkan kendala yang ada agar pemindahan pelabuhan utama ini tidak ada kendala. (wsa)
