Penari dari Sanggar Tari Pelangi Budaya, Karimun, tampil memukau dalam siaran langsung di televisi swasta, Sabtu (31/3). F. Dokumentasi Pelangi Budaya

batampos.co.id – Sangar Tari Pelangi Budaya atau Pusat Latihan Seni (PLS) Pelangi Budaya Studio Karimun, kembali eksis di tingkat Nasional dengan mempersembahkan tarian melayu di salah satu program Televisi swasta Sabtu (31/3) lalu liga dangdut Indonesia. Penari asuhan dari koreografer Ahadian dan Fenni Rahayu, memukau para penonton televisi secara langsung, saat menampilkan tarian melayu.

Iklan

”Kita promosikan daerah Karimun melalui tarian, saat diundang oleh televisi swasta menjadi kebanggaan tersendiri. Terutama, para penari yang bisa tampil secara langsung ditonton jutaan pasang mata seluruh Indonesia,” kata pemilik PLS Pelangi Budaya Studio Karimun Ahadian Zulseptriadi, kemarin (3/4).

Ini menjadi acuan bagi dirinya bersama para penari untuk terus berlatih dan berkarya yang lebih baik lagi. Sehingga, kesenian melayu dapat dilestarikan melalui generasi muda. Dan tidak ketinggalan dari Batavia Dance Studio, yang hingga sekarang terus memberikan dukungan terhadap PLS Pelangi Budaya Studio Karimun untuk tetap eksis terus.

”Kita terus berkarya. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karimun juga sangat penting, agar generasi muda mencintai kesenian daerahnya dan dapat melestarikannya,” ungkapnya.

Terpisah, Dedi Puja Indra owner dan Koreografer Batavia Dance Studio Indonesia memberikan apresiasi kepada anak-anak Karimun tidak kalah dengan penari profesional. Melalui sangar tari PLS Pelangi Budaya Studio Karimun, yang sudah mengukir prestasi ditingkat Nasional diharapkan terus dipertahankan.

”Paling penting kreativitas perpaduan tarian, pakaian dan musik terus diperbaharui. Nah, PLS Pelangi Budaya Studio Karimun setiap tahunnya pasti ada yang baru dalam menampilkan tarian melayu,” tuturnya.

Sebab, kalau bukan kita-kita siapa lagi yang bisa melestarikan kesenian melayu. Dan kesempatan bagi anak daerah, untuk mengukir prestasi di tingkat Nasional sangatlah besar. Yang suatu saat nanti, anak-anak dari Karimun bisa menjadi penari profesional dan terkenal secara Nasional maupun International.

”Saya juga berasal dari Kepri. Mudah-mudahan saudara Ahadian bisa eksis di ibu kota melalui sangar tarinya,” pesannya.(tri)