Jumat, 6 Maret 2026

Kejahatan Jalanan Kembali Marak

Berita Terkait

Anggota Sat Sabhara Polresta Barelang. F. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Akhir-akhir ini tindak kejahatan di jalanan kembali marak. Di Batuaji dan Sagulung kejahatan semacam jambret dan pemalakan masih saja terjadi dan meresahkan masyarakat. Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Delimunte mengatakan mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah menyebar anggota polisi untuk berpatroli menyisir lokasi-lokasi yang rawan tindak kejahatan.

“Kemarin ada kasus pemalakan. Anggota langsung saya suruh patroli dan menyisir ke lokasi tersebut,” ujar Syafruddin, Rabu (4/4).

Dia mengatakan di wilayahnya lokasi rawan terdapat di Taman Makam Pahlawan, Tanjunguncang, jalan Marina City dan Seitemiang. Lokasi ini menjadi titik rawan tindak kriminal seperti pencurian dengan pemerasan (curas), pemalakan, begal maupun tindak kriminal lainnya.

“Upaya yang dilakukan dengan patroli dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada,” katanya.

Selain itu kedepannya, ia berencana untuk mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap kelurahan yang ada di Batuaji. Hal tersebut untuk meminimalisir aksi pencurian yang kerap terjadi di perumahan.

“Saya maunya seperti itu. Sekarang saya sedang berkoordinasi dengan pejabat di sini,” jelasnya.

Sebelumnya sksi premanisme kembali meresahkan warga Batuaji. Segerombolan remaja memalak salah seorang siswa SMPN 38 Batam, Selasa (3/4) lalu. Kejadian tersebut bermula saat ia hendak berangkat ke sekolah.

Nahas, ditengah perjalananya ia dihadang oleh segerombolan remaja bertato dan meminta uang kepadanya. Siswa yang tak ingin disebutkan namanya tersebut mengaku remaja-remaja itu kerap terlihat nongkrong di warnet di ruko yang ada di samping Perumahan Taman Cipta Dua, Tanjunguncang. Sekelompok remaja itu memang sering meresahkan warga karena kerap menganggu anak sekolah.

“Untung anak saya tidak diapa-apain. Cuman diambil uangnya saja,” ujar Ani ibu korban.

Sementara pekan lalu, warga Batuaji, Wibowo juga mengalami nasib sial. Ia dijambret oleh orang tak dikenal saat mengendarai motor di sekitaran Perumahan RKT, Aviari, Batuaji. Akibat kejadian itu, ia kehilangan uang dan beberapa dokumen penting miliknya. Tak hanya itu, kejadian nahas itu membuat istrinya trauma. (une)

Update