
batampos.co.id – Pas belum jadi ribut mana nih KTP ku… eh setelah jadi gak diambil….
Sebanyak 13 ribu keping e-KTP sudah didistribusikan ke Kecamatan Sagulung, kendati demikian ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengambil e-KTP miliknya. Firdaus, pegawai Kelurahan Seibinti mengaku hingga saat ini baru 120 keping e-KTP yang diambil oleh warganya, dari total keseluruhan 1870 keping e-KTP.
“Iya masih belum setengahnya yang terambil,” ujar Firdaus kepada Batam Pos, Rabu (4/4).
Padahal, sambungnya, sebelum pendistribusian pihaknya sudah mengiformasikan kepada warga untuk mengambil e-KTP milik mereka. “Sudah ditelepon oleh Rw masing-masing,” katanya.
Kemungkinan warga yang belum mengambil lantaran sibuk dan tak sempat datang ke kantor kecamatan. Ia memperkirakan warga akan datang saat hari libur, Sabtu dan Minggu. “Hari libur kita buka. Kemungkinan warga akan membludak di hari ini,” jelasnya.
Hal yang sama juga dikatakan pegawai dari Kelurahan Seipelunggut. Dari total 2800 e-KTP, yang terambil baru 300 keping. “Waktu masih banyak. Mungkin itu alasan warga belum mau ambil,” kata Ratna Juita.
Dia mengatakan pengambilan e-KTP ini mulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan dibuka setiap hari.
Pendestribusian e-KTP ini akan dilakukan selama satu bulan. Agar tidak terjadi penumpukan, Camat Sagulung Reza Khadafy mengimbau kepada masyarakat Sagulung untuk segera mengambil e-KTP milik mereka.
“Yang merasa sudah merekam tahun 2016 hingga 2017 silakan datang ke aula kantor Kecamatan Sagulung,” imbau Reza.
Sementara itu, kedatangan belasan ribu e-KTP tersebut membuat sebagian warga kecewa dan kesal, lantaran e-KTP nya sudah satu tahun belum juga siap dicetak.
“Gimana tak kesal, sudah dua tahun lebih belum juga keluar KTP saya. Mau urus apa-apa tidak bisa. Jaman sekarang kan semua selalu diminta KTP, ” ujar Atminah dengan nada kesal sambil berlalu. (une)
