
batampos.co.id – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Batam mulai mendistribusikan Surat Pengantar Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah menyebutkan tahun ini ada sebanyak 297 ribu SPPT. Sama seperti tahun sebelumnya, penyebaran akan dilakukan melalui kelurahan. Namun tim akan bergerak hingga ke komplek pemukiman.
“Sekarang on proces dilakukan serentak se Batam. Rencananay distribusinya tuntas April ini,” kata dia.
Ia mengatakan, internal BP2RD juga telah membentuk tim khusus yang akan bekerja untuk memastikan pajak ini yang tertagih dapat lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Petugas yang turun jika menemui data yang keliru langsung akan ditangani. Kami sudah buat grup untuk komunikasi,” terangnya.
Seiring usaha ini, kepatuhan membayar PBB P2 pada 2018 ini ditargetkan 70 persen atau naik 10 persen dibanding tahun 2017 yang hanya 60 persen. Dari target kepatuhan tersebut potensi besaran pokok PBB P2 yang dapat ditagih Rp 138 miliar, angka inilah jika ditambah sejumlah PBB terutang menjadi target tahun 2018 yakni sebesar Rp 158,5 miliar.
Target PBB tahun inis endiri lebih besar dibanding tahun 2017 yang hanya Rp 131 miliar, kenaikan target ini juga tak lepas dari penrapan tarif Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang disesuaikan telah disesuaikan sejak Januari lalu.
“Kalau seandainya kepatuhan 100 persen, yang pokok saja bisa tertagih sekitar Rp 180 miliar,”imbuhnya.
Ia mengimbau masyarakat dapat menyegerakan diri membayar pajak, karena dari dana yang dibayar masyarakat ini digunakan ntuk pembangunan daerah. Sederhananya, jika PBB P2 tidak dibayar atau ditunda pasti akan berimbas pada pembangunan.
“Pembanguna Batam sekarang sedang giatnya, lihat progresnya,” ucapnya.
Untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, selain turun langsung ke komplek pemukiman untuk menyebar SPPT, pihaknya juga bekerjasama dengan sejumlah perbankan. Terbaru pihaknya bekerja sama dengan BNI, sementara sebelumnya sudah bekerjasama dengan BRI, Bank Riau Kepri, BTN juga Bank BJB.
Tak hanya itu, kini sedang dipersiapkan pembayaran PBB P2 melalui mitra Bank BJB seperti Indomaret dan Alfamart juga PT Pos.
“Kami harap dengan mitra BJB ini terealisasi tahun 2018 ini, sedang persiapkan IT nya. Untuk memudahkan masyarakat juga, kami akan keliling sepertti biasa ke kecamatan-kecamatan dan inis edang kami sipakan jadwalnya, dan kami akan dirikan posko di pusat-pusat keramaian,” papar dia. (adi)
