batampos.co.id – Sepanjang 2018 ini, Dinas Kesehatan telah menemukan 25 pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) positif, 11 penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Tanjungpinang. Tiga orang diantaranya meninggal akibat penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam memaparkan, jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. “Tahun 2017 ada 28 pengidap HIV positif, 17 penderita AIDS dan 12 orang meninggal dunia,” beber Rustam.
Sementara itu dua dari 25 pengidap HIV yang ditemukan saat ini merupakan ibu yang sedang mengandung. Kepada para penderita yang merupakan wanita hamil, Dinkes memberikan Anti Retroviral Propilaxis (ARV pencegahan). Sehingga janinnya tidak tertular HIV. “Pada saat melahirkan juga direkomendasikan melalui bedah sesar, untuk mengurangi resiko penularan,” tambah Rustam.
Rustam juga menjabarkan bahwa pengidap HIV positif tahun ini mayoritas merupakan lelaki.”17 orang berjenis kelamin laki-laki dan delapan orang berjenis kelamin perempuan,” imbuh Rustam.
Angka pengidap HIV selama periode Januari sampai Maret 2018 tersebut diperoleh dari 1.810 warga yang mengikuti konseling dan testing sukarela, 846 diantaranya merupakan ibu hamil. Melihat peta distribusi pengidap HIV berdasarkan faktor resiko tersebut, maka terlihat bahwa penularan melalui hubungan seks merupakan penyebab dominan kejadian HIV di Kota Tanjungpinang.(aya)
