Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan SPPT PBB kepada salah seorang kepala desa di Pulau Kundur, Kamis (5/4). F. Humas Pemkab Karimun untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq menyempatkan diri bertemu dengan warga dan para kepala desa di Kecamatan Kundur, usai menghadiri pembukaan TMMD di Pulau Kundur. Dalam pertemuan tersebut, bupati menyerahkan sertifikat tanah gratis dan SPPT PBB Tahun 2018.

“Total sertifikat tanah yang diserahkan untuk Desa Lubuk itu ada 400. Namun pada pertemuan tersebut kita membagikan hanya 100 lembar sertifikat dulu. Sisanya, kita menunggu BPN,” kata Aunur, Kamis (5/4).

Kemudian, pada kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan SPPT PBB kepada para kepala desa untuk disampaikan kepada masyarakat yang menjadi wajib pajak.
Dengan adanya sertifikat yang diterima masyarakat, akan menambah penerimaan asli daerah (PAD) untuk PBB. Karena sertifikat tersebut telah terdata.

Apalagi, salah satu syarat ketika itu adalah melakukan pengurusan. Dengan bertambahnya PAD dari sektor pendapatan PBB, maka sangat membantu pemerintah kabupaten untuk lebih meningkatkan program pembangunan.

Menyinggung tentang jumlah penerimaan sektor PBB di Pulau Kundur, Rafiq menyebutkan, pada tahun lalu SPPT PBB untuk Kecamatan Kundur Utara ada 6.224 lembar yang dicetak.

“Namun yang tersampaikan kepada WP hanya 2.368 lembar. Atau terealisasi sebesar 36 persen, Kecamatan Kundur 2017 dicetak 14.000 lembar yang tersampaikan 8.850 lembar dengan realisasi sebesar 50,12 persen,” paparnya.

Artinya, lanjutnya, penyampaian SPPT PBB sampai saat ini belum memenuhi target. Namun untuk target PBB dari dana yang diterima mengalami peningkatan tiap tahunnya. Dengan kata lain, PAD dari sektor PBB sejak diserahkan dari pusat ke pemerintah daerah terus mengalami peningkatan.

Untuk mengatasi peningkatan realiasi jumlah WP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melaksanakan pemutakhiran data kembali dan kemudian disinergiskan.
Insya Allah, dengan pemutakhiran data yang dilakukan secara bertahap dan berterusan ini, maka penerimaan dari sektor PBB juga akan semakin meningkat,” katanya.

Dengan meningkatnya jumlah penerimaan, dampak positifnya akan lebih banyak pembangunan-pembangunan yang bersifat untuk meningkatkan sarana dan prasarana serta kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.(san)

Advertisement
loading...