
batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam terus menggesa pengerjaan Masjid Agung Batam yang berada di Tanjunguncang, Batuaji.
Kepala DCKTR Batam, Suhar mengungkapkan pengerjaan sudah berjalan 20 persen, tahun ini pihaknya menganggarkan sedikitnya Rp 94 miliar dengan target penyelesaian mencapai 40-45 persen di akhir 2018 ini.
“Alhamdulillah pengerjaan berjalan dengan lancar, cuaca juga mendukung pengerjaan,” kata dia, Jumat (6/4).
Ia menjelaskan sesuai dengan target tersebut, masjid yang mengusung konsep wisata ini sudah bisa dinikmati bangunan hingga kubah masjidnya di akhir tahun nanti.
“Target lainnya masjid ini sudah bisa masyarakat gunakan untuk salat id tahun depan,” ujar mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam ini.
Suhar menjelaskan masjid dibangun memiliki satu menara utama dan lima menara kecil. Selain bangunan utama masjid yang bisa menampung jamaah hingga 18.563 jamaah. Konsep wisata religi yang melekat pada Masjid Agung Batam ini mengharuskan masjid dilengkapi fasilitas yang bertaraf internasional.
Suhar menambahkan selain pengerjaan masjid Agung Batam, pihaknya juga tengah mempersiapkan rencana revitalisasi Masjid Raya Batam. “Ini juga tahun depan kami sudah mulai pengerjaannya. Sekarang desainya tengah kami persiapkan,” terangnya.(yui)
