Kepala SMAN 02 Kundur Drs. Zurkani bersama operator memeriksa kesiapan komputer dan jaringan yang digunakan untuk UNBK hari ini, Senin (9/4). F. Sandi/batampos.co.id

batampos.co.id – SEBANYAK 2.373 pelajar SMA dan MA yang berasal dari 17 SMA dan 5 MA di Karimun mengikuti ujian nasional (UN), Senin (9/4) hari ini. Namun tak semua SMA dan Madrasah Aliyah (MA) menggelar UN berbasis komputer (UNBK).

Iklan

”Sesuai laporan yang kami terima, SMA di Pulau Karimun yang menggelar UNBK hanya empat sekolah saja, yakni SMAN 2 Karimun, SMA Maha Bodhi, MA Yaspika, dan MA unit sekolah baru (USB),” ujar Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SLTA se-Karimun, Alta Fetra, Minggu (8/4).

Sementara di Pulau Kundur, hanya ada dua yang menggelar UNBK, yakni SMAN 2 Kundur dan SMA Darul Furqon. Untuk daerah lain seperti di Pulau Buru dan Moro masih menggelar ujian nasional manual atau berbasis kertas dan pensil.

Untuk jumlah keseluruhan peserta UN SMA dan MA tahun ini seperti biasa dibagi menjadi dua jurusan yakni IPA dan IPS. Jurusan IPS lebih banyak dari jurusan IPA yang ikut UN.
”Jurusan IPS dari 17 SMA di Karimun diikuti 1.208 pelajar. Sedangkan jurusan IPA hanya 979 pelajar. MA jurusan IPS 123 pelajar. Jurusan IPA 63 pelajar,” sebut Alta.

Namun ada yang menarik, tahun ini ada peserta UN dari kalangan yang ikut program paket C. ”Tapi bukan kami yang menggelar. Sepenuhnya itu dikelola oleh Disdik Karimun,” terang Alta.

Kadisdik Karimun, Bakri Hasyim membenarkan ada peserta yang mengikuti program paket C. Mereka diperlakukan sama yakni mengikuti ujian sekolah berbasis nasional (USBN) dan UN.

”Jumlah peserta paket C sebanyak 240 orang. Namun untuk UN tak serentak dengan sekolah reguler. Jadwal ujian untuk peserta paket C baru digelar bulan depan. Pada saat UN nanti semuanya menggunakan sistem komputer. Kecuali peserta yang statusnya tahanan,” katanya.

Karutan Kelas III Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan menyebutkan, ada terpidana yang sedang menjalani masa hukuman ikut program paket C. ”Data yang ada di tempat kami jumlahnya enam orang. Untuk jadwal ujian, biasanya diberitahukan dari Disdik Karimun. Namun tetap tak bisa keluar dari Rutan untuk bisa mengikuti ujian. Kami sediakan tempat di ruang rapat kantor untuk mereka yang ikut ujian paket C,” ujar Eri. (san)